Sabtu, 21 September 2019 16:58

Kenalkan Sejarah Ponorogo, Pakasa Gebang Tinatar akan Menggelar Napak Tilas dan Jambore Pakasa

Selasa, 02 April 2019 19:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Novian Catur
Kenalkan Sejarah Ponorogo, Pakasa Gebang Tinatar akan Menggelar Napak Tilas dan Jambore Pakasa

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka lebih mengenalkan sejarah Kabupaten Ponorogo, Pakasa (Paguyuban Kawula Karaton Surakarta Hadiningrat) Gebang Tinatar Cabang Ponorogo berencana menggelar Napak Tilas dan Jambore Pakasa Gebang Tinatar. Selain untuk mengenalkan sejarah Kab. Ponorogo, napak tilas ini juga bertujuan menyatukan 4 kadipaten yang pernah ada di wilayah Kab. Ponorogo (Kadipaten Ponorogo berdiri sekitar tahun 1486 M
dan menjadi satu Kab Ponorogo kembali).

"Hal tersebut dilakukan untuk melestarikan sejarah Ponorogo, agar anak cucu kita mengetahui sejarah Perjalanan Kab. Ponorogo, agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman di era seperti ini," terang KRT Suro Agul-agul.

Lebih lanjut, konsep napak tilas nantinya digambarkan dengan menyatunya 4 kadipaten yang pernah berdiri di wilayah Kab. Ponorogo. Nantinya, 4 kadipaten seolah-olah akan dipertemukan di titik kumpul di Paseban Alun-alun Ponorogo. Yakni, Kadipaten Kadipaten Gading Rejo, Kadipaten Pedanten, Kadipaten Somoroto, dan juga Kadipaten Polorejo.

Perang Diponegoro yang terjadi di wilayah Ponorogo pada tahun 1826 juga akan dimasukkan dalam gambaran napak tilas.

"Belanda mempunyai keinginan untuk menyatukan 4 kadipaten menjadi 1 Kabupaten Ponorogo.
Dimana itu terjadi di era kepemimpinan Adipati Merto Hadinegoro. Pusat Pemerintahan sebelumya di kota lama (sekarang Pasar Pon, red) dipindah di bekas Pertapaan Sinuwun PB 2 (Kel. Mangkujayan) pada waktu mengungsi ke Ponorogo hingga sekarang ini," paparnya.

"Dengan momentum ini, kita berusaha agar sejarah tersebut tidak terlupakan oleh perkembangan zaman. Sebagai warga Ponorogo, kita wajib untuk melestarikan dan mengetahui tentang sejarah perkembangan dan perubahan Kabupaten Ponorogo kala itu," tuturnya.

Ia berharap, konsep tersebut nantinya juga bisa menjadi tambahan agenda wisata di Kab. Ponorogo. "Maka dari itu, Pakasa Gebang Tinatar mempunyai gagasan ide napak tilas ini dijadikan jambore sejarah ke dalam kalender Hari Jadi Kabupaten Ponorogo yang jatuh pada tiap Bulan Agustus," harapnya.

"Tentunya dalam kegiatan tersebut harus didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo melalui Bupati dan Dinas Pariwisata, agar sejarah Perkembangan Kab. Ponorogo bisa terus dilestarikan. Mengingat, Kabupaten Ponorogo di tahun ini merupakan tahun kunjungan wisata, sekiranya sangat cocok untuk menambah daya tarik atau perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara," tukasnya.

Acara napak tilas itu mendapat dukungan dari: Bergada Benteng Wengker, Bergada Wilis Sewu, Bergada Suko Sewu, Bergada Rojeng Balong, Bergodo Bantar Angin, Bergada SMK Pemkab Ponorogo, Bergada SMK 1 PGRI Ponorogo, Bergada SMK PGRI Sumoroto, serta Bergada Macan Tutul. 

Kemudian, juga Bergada SMK Negeri 1 Slahung, bergodo Mbah Tro jambu, Bergada Bandar Alim, Bergada Gajah Sewu, Bergada Mantili Dirjo, Bergada Sawoo Songo, Bergada Sapu Jagad, Bergada Hargo Kiloso, Bergada ICWP, Bergada Tri Tunggal, Bergada Atmodjo Kusuma Jati, dan Bergada Sigit Gading. (nov/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Sabtu, 21 September 2019 15:30 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...