Perawatan jalan-jalan berlubang di Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Harapan masyarakat untuk menikmati jalan-jalan kabupaten menjadi mulus mungkin tidak akan terwujud dalam waktu dekat ini. Pasalnya, rencana perawatan jalan dalam bulan ini belum bisa dikerjakan dulu. Hal tersebut seiring dengan adanya imbuan agar semua kegiatan pembangunan di Kabupaten Pasuruan dilanjutkan usai Pilres.
Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Pemeliharaan Jalan Dinas PU Bina Marga Sugeng Raharjo saat ditemui BANGSAONLINE.com pada Kamis (28/3). Ia menuturkan, untuk kegiatan program perawatan jalan-jalan Kabupaten untuk sementara tidak dilaksanakan. Kegiatan akan dilanjutkan setelah Pilres nanti.
BACA JUGA:
- Dewan Desak Penindakan Kendaraan Overload di Rembang-Wonorejo Pasuruan
- Jalan Berlubang di Pasuruan Sebabkan Ofisial Persekabpas Jadi Korban Kecelakaan Tunggal
- Belasan Kilometer Jalan Rusak di Kabupaten Pasuruan Mulai Dibenahi
- Jelang Arus Mudik Lebaran 2024, DPRD Kabupaten Blitar Minta Perbaikan Jalan Berlubang Jadi Prioritas
"Untuk sementara dihentikan dulu, nanti setelah coblosan perawatan dilanjutkan kembali," jelas Sugeng tanpa merinci.
Seperti diberitakan sebelumnya, ada beberapa jalan rusak di wilayah kabupaten yang sudah dilakukan perawatan seperti di wilayah Kecamatan Bangil, Kecamatan Pandaan, dan Kecamatan Gempol. Kegiatan diutamakan di jalan poros ataupun jalan penghubung desa yang rusak parah agar akses kegiatan ekonomi masyarakat bisa berjalan dengan baik.
Untuk mendukung perbaikan jalan-jalan kabupaten yang rusak tersebut, pihak PU Bina Marga sudah menganggarkan dana yang tidak sedikit. Total anggaran mencapai Rp 8 miliar lebih. Dana tersebut dipergunakan untuk perawatan jalan–jalan kabupaten selama satu tahun, termasuk perawatan lampu penerangan jalan. (bib/par/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




