Senin, 20 Mei 2019 20:47

Demo, Papan Nama Disnakertrans Jember Diubah Pengunjuk Rasa jadi "Dinas Kurang Kerjaan"

Rabu, 27 Maret 2019 16:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Demo, Papan Nama Disnakertrans Jember Diubah Pengunjuk Rasa jadi "Dinas Kurang Kerjaan"
Para mahasiswa Unej yang tergabung dalam GMNI Fakum Hukum mengubah tulisan di papan nama Disnakretrans.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Puluhan Mahasiswa Universitas Negeri Jember (Unej) yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indoneaia (GMNI) Rayon Fakultas Hukum melakukan unjuk rasa ke kantor Disnakertrans Jember. Mereka berunjuk rasa karena kecewa dengan banyaknya persoalan ketenagakerjaan yang tidak direspons oleh OPD terkait.

Dalam aksinya, para pendemo meluapkan kekecewaannya dengan mengganti tulisan Dinas Tenaga Kerja di papan nama, menjadi "Dinas Kurang Kerjaan ".

Korlap aksi Rizaldi Abdillah kepada awak media mengaku kecewa dengan Disnakertrans lantaran tak menindaklanjuti sejumlah laporan masalah ketenagakerjaan. Salah satunya adalah laporan yang disampaikan pihaknya terkait persoalan mantan buruh PTPN XII yang sedang memperjuangkan haknya.

"PTPN XII Kebun Banjarsari yang notabene adalah BUMN sangat sulit untuk diajak koordinasi dengan tujuan agar ada titik temu dengan mantan buruh. Tapi nyatanya sampai hari ini tidak ada penyelesaian. Kami mengharap Dinas Tenaga Kerja serius melakukan pengawasan," kata Rizaldi saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (27/3) siang.

(Aksi para mahasiswa Unej yang tergabung dalam GMNI Fakum Hukum saat demo di kantor Disnakertrans Jember)

Selain para mahasiswa dari GMNI yang ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut, juga ada 3 orang mantan buruh PTPN XII Banjarsari yang mewakili rekan-rekannya. "Total ada 7 mantan buruh yang tidak mendapatkan haknya dengan layak. Jadi harapan kami jangan sampai terulang lagi di perusahaan lainnya," tegas Rizaldi.

"Sehingga, kami mengritik kinerja Disnakertrans. Karena kami sudah menulis surat, tetapi tidak direspons. Kami juga telah menulis surat kepada perusahaan PTPN XII, tapi juga sama (tidak ada respon, red). Artinya mereka (PTPN) tidak mau membayarkan hak buruhnya," ungkapnya.

PTPN XII, lanjut Rizaldi, baru memberikan respons setelah beberapa kali dirinya berkirim surat. "Saat itu dijawab oleh Disnakertrans, pihaknya tidak memiliki jumlah data karyawan yang bekerja di sana (PTPN 12 Banjarsari). Lah terus yang diawasi apa? Padahal perusahaan BUMN itu sudah berdiri sejak lama," terangnya.

"Apalagi dipakai alasan, terkait berpindahnya wewenang dari Disnakertrans ke provinsi. Harusnya tidak seperti itu. Karena sejak kapan dipindah, harusnya ada data jumlah pekerja. Sehingga karena itu, kami kritik dengan mengganti tulisan Dinas Kurang Kerjaan itu," katanya .

Lebih jauh Rizaldi menyampaikan, terkait persoalan mantan buruh PTPN XII Banjarsari tersebut, pihaknya akan tetap mendampingi. "Nanti rencananya akan ada audiensi dengan memanggil pihak-pihak terkait. Maka akan kita kawal terus, agar buruh ini mendapat haknya," tandasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, salah seorang eks-buruh PTPN XII Banjarsari Rejo menyampaikan, dirinya sudah bekerja sebagai petugas keamanan selama 25 tahun.

"Tetapi tiba-tiba saya dipecat sepihak, alasan sudah tua. Tetapi saya tidak mendapat hak apapun. Hanya sarung, peci, dan baju koko itu saja. Gaji pun hanya terakhir Rp 1 juta, pesangon, hak BPJS Ketenagakerjaan juga tidak ada," pungkasnya. (yud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Jumat, 17 Mei 2019 00:26 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RAMADHAN memang penuh segalanya secara apik, termasuk berderet karunia dengan segenap undangan berbuka puasa secara bersama-sama. Ini sangat fenomenal bagi saya yang sejak semula berpuasa bukan untuk meminimalisir perbelanjaan...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...