Rabu, 12 Agustus 2020 04:49

Wabup Arifin Ajak Penggemar Motor Peduli Lingkungan dan Alam

Sabtu, 23 Maret 2019 19:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Wabup Arifin Ajak Penggemar Motor Peduli Lingkungan dan Alam
Wabup Trenggalek Nur Arifin bersama para klub motor saat membersihkan sampah di pantai Kili Kili Trenggalek. foto: HERMAN S/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, Wakil Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menggelar kegiatan Ride For The Earth atau Berkendara Untuk Bumi yang diikuti oleh para penggemar motor gede serta beberapa klub sepeda motor lainnya, Sabtu (23/3).

Kegiatan Ride For The Earth ini dipusatkan di kawasan konservasi penyu yang berada di pantai Kili Kili Desa Wonocoyo Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

Tepat pukul 06.30 WIB, pria yang karib disapa Gus Ipin ini, beserta ratusan penggemar motor berangkat dari depan Masjid Agung Trenggalek menuju kawasan Pantai Kili Kili. Turut hadir juga jajaran Forkopimda beserta beberapa kepala OPD. Mereka juga berangkat mengendarai kendaraan roda dua.

Perjalanan menuju kawasan konservasi penyu ini terbilang cukup cepat, yakni satu jam. Padahal umumnya rata-rata berkendara dari Trenggalek menuju ke Panggul dibutuhkan waktu tak kurang dari satu setengah jam.

Setibanya di kawasan konservasi penyu atau pantau Kili Kili, Arifin lantas menggelar apel serta memberikan arahan sejenak pada rombongan untuk secara bersama-sama membersihkan Pantai Kili Kili dari sampah, utamanya sampah plastik.

Selain membersihkan sampah, Arifin juga mengajak para penggemar motor ini untuk memberikan kompensasi akibat emisi karbondioksida yang ditimbulkan oleh mesin kendaraan bermotor. Kompensasi tersebut berupa donasi dari seluruh para penggemar untuk selanjutnya dirupakan dalam bentuk bibit bambu.

Dikatakan oleh Arifin dalam sambutannya, donasi yang terkumpul dari kegiatan hari ini totalnya mencapai 9 juta. "Jadi donasi ini semuanya kita rupakan dalam pembelian bibit bambu. Kenapa bambu? Karena bambu memiliki fungsi ekologi dan ekonomi," paparnya.

Arifin lantas menjelaskan dari sisi ekologi bambu. Selain mampu menyimpan air lebih baik, akar bambu sangat kuat mengikat tanah, sehingga jika ditanam di kawasan lereng akan mengurangi terjadinya longsor.

Dari sisi ekonomi, kata Arifin lebih lanjut, bambu selain digunakan untuk bahan kerajinan, juga bisa digunakan untuk garmen dan konstruksi rumah.

Selain bersih sampah, Arifin bersama para penggemar motor juga menggelar dialog yang kemudian diakhiri dengan pembacaan deklarasi peduli lingkungan yang diikuti oleh seluruh rombongan. (man/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...