Senin, 18 November 2019 20:54

KPU Kabupaten Kediri Tetapkan 6.288 DPTb

Rabu, 20 Maret 2019 22:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
KPU Kabupaten Kediri Tetapkan 6.288 DPTb
Komisioner KPU Kabupaten Kediri saat menggelar rapat pleno DPTb. foto: ARIF K/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - KPU Kabupaten Kediri menggelar acara rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) tahap 2 Pemilu 2019, Rabu (20/3).

Kepala Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kab Kediri, M. Samsuri, menjelaskan DPTb yang ditetapkan pada rapat pleno terdiri dari DPTb masuk Kabupaten Kediri sebanyak 3038 orang dan DPTb keluar sebanyak 3250 orang. Sehingga total terdapat 6288 orang. Di mana penetapan ini dilakukan karena berdasarkan UU No 7 Tahun 2012 proses DPTb berakhir 30 hari sebelum pemungutan suara dilakukan.

“DPTb adalah mereka yang melakukan pindah pilih tidak sesuai lokasi asal. Ini merupakan fasilitasi sesuai amanah Undang-Undang bahwa pemilih bisa menggunakan hak pilihnya dengan mengisi form A5 yang dapat diisi di lokasi asal maupun lokasi tujuan memilih,” jelasnya.

"Form A5 sendiri sudah ditutup kemarin tanggal 17 Maret. Sesuai Undang-Undang, bahwa DPTb ditutup 30 hari sebelum pemungutan suara. Sehingga kini tidak melayani lagi pindah pilih," jelasnya.

Ditambahkan kembali oleh Samsuri, kendati proses pindah pilih sudah ditutup, bukan tidak mungkin bagi yang belum berkesempatan mengisi form A5 sudah tidak bisa menggunakan fasilitas ini. Hal ini karena pada saat ini masih berlangsung judicial review di Mahkamah Konstitusi terkait membatasi pindah pilih hanya sampai H-30 sebelum pemungutan suara.

"Bila nanti dikabulkan, tentu pendaftaran pindah pilih melalui form A5 akan diperpanjang. Ya kita tunggu hasil JR nanti seperti apa," tambahnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Kediri Eka Wisnu Wardana, mengatakan menindaklanjuti adanya DPTb, KPU Kab Kediri mengajukan penambahan tiga lokasi TPS tambahan. Yakni di Ponpes Al Falah Kecamatan Mojo, Al Hikmah Kec. Purwoasri, dan Ponpes Gontor Putri di Kec. Kandangan.

"Memang rata-rata yang mengajukan pindah pilih karena tugas belajar seperti di pondok pesantren, karena pindah domisili dan menjadi tahanan di lapas. Selanjutnya kami masih menunggu keputusan terkait DPTb ini apakah surat suaranya mencetak lagi atau dikirim dari lokasi asal si pemilih," ujarnya. (rif/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...