Minggu, 19 Mei 2019 16:34

Harga Gabah di Tuban Anjlok, DPRD Jatim Minta Resi Gudang Segera Dijalankan

Rabu, 20 Maret 2019 17:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Harga Gabah di Tuban Anjlok, DPRD Jatim Minta Resi Gudang Segera Dijalankan
Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Afwan Maksum.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Menindaklanjuti harga gabah di Kabupaten Tuban yang terus anjlok, Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Afwan Maksum angkat bicara.

Kepada BANGSAONLINE.com, Afwan meminta agar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa segera menjalankan sistem resi gudang. Sebab, sistem tersebut sudah di-Perda-kan sesuai nomor 14 tahun 2013. Jika resi gudang ini berjalan, ia yakin petani bisa diselamatkan dari kemerosotan harga pada saat panen raya seperti ini.

"Di sini lah kehadirian Pemprov dapat dirasakan oleh para petani," ungkap Anggota DPRD Jatim dari Dapil Tuban-Bojonegoro ini, Rabu (20/3),.

Diketahui, saat ini harga gabah di Kabupaten Tuban terus mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan musim penghujan disertai angin kencang sehingga mengakibatkan kualitas gabah menurun. Selain itu, juga karena banyaknya sawah yang panen, sehingga stok gabah melimpah. 

Menurut Santian (56), petani asal Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban, saat ini harga gabah yang dirontokan secara manual Rp 3.800 per kilogramnya. Sementara, jika dipanen menggunakan mesin blower kisaran harga Rp 4.000 ribu. Sedangkan, jika menggunakan mesin combi harganya Rp 4.500 per kg. Padahal, akhir tahun 2018 lalu harga gabah bisa mencapai Rp 5.000 ribu per kilogramnya.

"Kalau padi siap panen tapi sudah roboh, malah makin anjlok lagi harganya," keluhnya.

Menurut dia, kualitas gabah pada panen kali ini sejatinya sangat bagus. Yakni, dalam satu hektar bisa menghasilkan beras sebanyak 8 ton. Namun, karena musim hujan dan angin kencang yang terus menerus akhir-akhir ini, mengakibatkan banyak padi yang roboh saat waktunya panen. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Jumat, 17 Mei 2019 00:26 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RAMADHAN memang penuh segalanya secara apik, termasuk berderet karunia dengan segenap undangan berbuka puasa secara bersama-sama. Ini sangat fenomenal bagi saya yang sejak semula berpuasa bukan untuk meminimalisir perbelanjaan...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...