Minggu, 26 Mei 2019 15:13

Tak Hanya Pengedar, Pasutri yang Ditangkap di Sidoarjo Ternyata Juga Pemakai

Jumat, 15 Maret 2019 23:18 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Tak Hanya Pengedar, Pasutri yang Ditangkap di Sidoarjo Ternyata Juga Pemakai
Pasutri yang Ditangkap di Sidoarjo saat dimintai keterangan petugas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Jaringan narkoba yang melibatkan pasangan suami istri (pasutri) sebagai pengedar mendapat atensi. Andi Ansyarulah Hidayat dan Sakinah Khodriyah. Dua sejoli itu menjalani pemeriksaan maraton. Terbaru, petugas mendapat temuan bahwa keduanya juga pemakai.

Hal itu dituturkan Kasatreskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto, Jumat (15/3). Menurut dia, urine mereka positif mengandung metamfetamin. Zat tersebut merupakan salah satu bahan baku dari sabu-sabu (SS). “Dan memang diakui kedua tersangka saat proses penyidikan,” katanya.

Andi dan Sakinah beralasan belum lama memakai narkoba. Mereka berdalih baru dua bulan menjadi pemadat. Barang terlarang itu biasa dikonsumsi sebelum keduanya berhubungan badan. Dalihnya adalah untuk menambah keintiman.

Sugeng menjelaskan, perkenalan pasutri itu dengan narkoba berawal dari si suami. Andi sesekali memakai narkoba bersama teman-temannya. Nah, ide untuk memakai bersama istri kemudian terlintas. Sakinah sebenarnya sempat menolak. Namun, perempuan 19 tahun itu akhirnya menuruti permintaan suami.

Belakangan, Andi ternyata tidak hanya memakai. Dia juga menjual narkoba. Pemuda 21 tahun tersebut berkilah ingin membantu temannya yang menjadi bandar dan saat ini masih berstatus buron. “Dapat sabu-sabu gratis sebagai upah,” kata polisi dengan satu melati di pundak itu.

Sugeng menerangkan, pasutri yang sudah dikaruniai satu anak tersebut selama ini hidup menumpang. Mereka tinggal di rumah orang tua Sakinah. 

“Karena sering transaksi malam, tersangka laki-laki akhirnya sungkan keluar sendirian. Jalan nekat pun diambil. Andi mengajak istrinya ikut mengantar narkoba ke calon pembeli," terangnya.

Sekadar informasi, pasutri asal Desa Kutorejo, Pandaan, Pasuruan itu ditangkap di Jalan Raya Porong. Mereka disergap petugas saat akan mengantar narkoba. Barang bukti yang diamankan adalah sabu yang beratnya sekitar satu gram. (cat/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...