Rabu, 20 Maret 2019 17:18

Tak Hanya Pengedar, Pasutri yang Ditangkap di Sidoarjo Ternyata Juga Pemakai

Jumat, 15 Maret 2019 23:18 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Tak Hanya Pengedar, Pasutri yang Ditangkap di Sidoarjo Ternyata Juga Pemakai
Pasutri yang Ditangkap di Sidoarjo saat dimintai keterangan petugas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Jaringan narkoba yang melibatkan pasangan suami istri (pasutri) sebagai pengedar mendapat atensi. Andi Ansyarulah Hidayat dan Sakinah Khodriyah. Dua sejoli itu menjalani pemeriksaan maraton. Terbaru, petugas mendapat temuan bahwa keduanya juga pemakai.

Hal itu dituturkan Kasatreskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto, Jumat (15/3). Menurut dia, urine mereka positif mengandung metamfetamin. Zat tersebut merupakan salah satu bahan baku dari sabu-sabu (SS). “Dan memang diakui kedua tersangka saat proses penyidikan,” katanya.

Andi dan Sakinah beralasan belum lama memakai narkoba. Mereka berdalih baru dua bulan menjadi pemadat. Barang terlarang itu biasa dikonsumsi sebelum keduanya berhubungan badan. Dalihnya adalah untuk menambah keintiman.

Sugeng menjelaskan, perkenalan pasutri itu dengan narkoba berawal dari si suami. Andi sesekali memakai narkoba bersama teman-temannya. Nah, ide untuk memakai bersama istri kemudian terlintas. Sakinah sebenarnya sempat menolak. Namun, perempuan 19 tahun itu akhirnya menuruti permintaan suami.

Belakangan, Andi ternyata tidak hanya memakai. Dia juga menjual narkoba. Pemuda 21 tahun tersebut berkilah ingin membantu temannya yang menjadi bandar dan saat ini masih berstatus buron. “Dapat sabu-sabu gratis sebagai upah,” kata polisi dengan satu melati di pundak itu.

Sugeng menerangkan, pasutri yang sudah dikaruniai satu anak tersebut selama ini hidup menumpang. Mereka tinggal di rumah orang tua Sakinah. 

“Karena sering transaksi malam, tersangka laki-laki akhirnya sungkan keluar sendirian. Jalan nekat pun diambil. Andi mengajak istrinya ikut mengantar narkoba ke calon pembeli," terangnya.

Sekadar informasi, pasutri asal Desa Kutorejo, Pandaan, Pasuruan itu ditangkap di Jalan Raya Porong. Mereka disergap petugas saat akan mengantar narkoba. Barang bukti yang diamankan adalah sabu yang beratnya sekitar satu gram. (cat/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...