Minggu, 26 Mei 2019 15:19

Ketua TKD: Penangkapan Romy Tak Ada Hubungannya dengan Pilpres

Jumat, 15 Maret 2019 22:03 WIB
Editor: .
Wartawan: M Didi Rosadi
Ketua TKD: Penangkapan Romy Tak Ada Hubungannya dengan Pilpres
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin memberi keterangan pers di Posko TKD Jatim. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Jatim, Machfud Arifin, angkat bicara terkait ditangkapnya Ketua Umum PPP, Romahurmuziy di Surabaya, Jumat (15/3).

Menurut Machfud, penangkapan Romahurmuziy merupakan bentuk komitmen Presiden Jokowi dalam penegakkan hukum di Indonesia.

Walaupun Romahurmuziy merupakan Ketua Umum PPP yang merupakan anggota partai koalisi Indonesia kerja (KIK), penangkapan tersebut membuktikan bahwa Jokowi tidak mengintervensi penegak hukum.

“Itu membuktikan bahwa Pak Jokowi tidak pandang bulu. Tidak dibilang bahwa tajam ke bawah kemudian tumpul ke atas, tidak,” tegas Machfud.

Machfud melanjutkan, sebenarnya komitmen Jokowi dalam pemberantasan korupsi sudah dilakukan sejak lama. Bukan kali ini saja politikus anggota koalisi yang ditangkap KPK, beberapa kepala daerah yang berasal dari partai koalisi juga pernah ditangkap dan beberapa sudah diproses serta menjalani hukuman.

“Ada bupati wali kota dari partai koalisi yang mereka ditangkap aparat penegak hukum, (Jokowi) tidak mempengaruhi, silakan. Sesuai dengan proses dan aturan hukum,” ucap mantan Kapolda Jatim ini.

Lebih lanjut, dalam kasus Romy ini Machfud mengajak semua pihak untuk mempercayakannya kepada KPK. Biar semua berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Percayakan kepada aparat dari KPK agar melakukan penindakan ini. Biarkan KPK bekerja secara profesional,” lanjutnya.

Machfud juga menegaskan penangkapan Romahurmuziy tidak ada kaitannya dengan kepentingan Pilpres dan bersifat personal dari pihak Romahurmuziy saja.

“Tidak ada (hubungannya dengan Pilpres) ini tanggung jawab mereka, tidak ada pengaruhnya buat kita. Kita harus lihat secara profesional,” imbuh pria asal Surabaya ini. (mdr)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...