Rabu, 20 Maret 2019 17:22

Ketua TKD: Penangkapan Romy Tak Ada Hubungannya dengan Pilpres

Jumat, 15 Maret 2019 22:03 WIB
Editor: .
Wartawan: M Didi Rosadi
Ketua TKD: Penangkapan Romy Tak Ada Hubungannya dengan Pilpres
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin memberi keterangan pers di Posko TKD Jatim. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Jatim, Machfud Arifin, angkat bicara terkait ditangkapnya Ketua Umum PPP, Romahurmuziy di Surabaya, Jumat (15/3).

Menurut Machfud, penangkapan Romahurmuziy merupakan bentuk komitmen Presiden Jokowi dalam penegakkan hukum di Indonesia.

Walaupun Romahurmuziy merupakan Ketua Umum PPP yang merupakan anggota partai koalisi Indonesia kerja (KIK), penangkapan tersebut membuktikan bahwa Jokowi tidak mengintervensi penegak hukum.

“Itu membuktikan bahwa Pak Jokowi tidak pandang bulu. Tidak dibilang bahwa tajam ke bawah kemudian tumpul ke atas, tidak,” tegas Machfud.

Machfud melanjutkan, sebenarnya komitmen Jokowi dalam pemberantasan korupsi sudah dilakukan sejak lama. Bukan kali ini saja politikus anggota koalisi yang ditangkap KPK, beberapa kepala daerah yang berasal dari partai koalisi juga pernah ditangkap dan beberapa sudah diproses serta menjalani hukuman.

“Ada bupati wali kota dari partai koalisi yang mereka ditangkap aparat penegak hukum, (Jokowi) tidak mempengaruhi, silakan. Sesuai dengan proses dan aturan hukum,” ucap mantan Kapolda Jatim ini.

Lebih lanjut, dalam kasus Romy ini Machfud mengajak semua pihak untuk mempercayakannya kepada KPK. Biar semua berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Percayakan kepada aparat dari KPK agar melakukan penindakan ini. Biarkan KPK bekerja secara profesional,” lanjutnya.

Machfud juga menegaskan penangkapan Romahurmuziy tidak ada kaitannya dengan kepentingan Pilpres dan bersifat personal dari pihak Romahurmuziy saja.

“Tidak ada (hubungannya dengan Pilpres) ini tanggung jawab mereka, tidak ada pengaruhnya buat kita. Kita harus lihat secara profesional,” imbuh pria asal Surabaya ini. (mdr)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...