dr. Saeroni M.M.R.S, Direktur RSUD Trenggalek.

(dr. Agus Dahana Sp.PD FINASIM, Kepala Instalasi Hemodialisis)
"Jadi tidak semua air yang masuk itu dikeluarkan lewat keringat, tapi juga lewat ginjal. Prinsipnya kalau kita minum melebihi takaran yang dibutuhkan, maka ginjal akan rusak. Bila pagi kita minum satu liter, siang satu liter, dan malam satu liter, berarti 3 liter dalam sehari, maka tunggu saja dalam 1-2 tahun ginjal anda pasti akan rusak," tandasnya.
Ketika seseorang itu mengonsumsi air dalam jumlah banyak, maka bisa dipastikan yang bersangkutan kerap buang air kecil. Sementara normalnya buang air kecil dalam satu hari adalah 4 sampai 10 kali.
dr. Agus Dahana juga memaparkan berbagai hal penyebab timbulnya penyakit ginjal, di antaranya diabetes melitus, tekanan darah tidak terkontrol, merokok, tidak minum saat haus, minum obat pereda nyeri setiap hari, banyak minum suplemen energi, obesitas, banyak mengkonsumsi snack kemasan, banyak minum jamu kemasan sembarangan.
Ia lantas menjelaskan lebih jauh tentang berbagai penyebab penyakit ginjal tersebut, salah satunya ia mengatakan tentang seseorang yang terdiagnosa hipertensi dan diabetes. Untuk mengobati kedua penyakit ini tidak harus obat yang bagus, tapi diperlukan obat yang rutin. Hipertensi dan Diabetes merupakan penyebab utama seseorang terkena gagal ginjal.
"Tuntutlah dokter yang menangani anda untuk menurunkan tensi di bawah 140 untuk hipertensi dan 200 untuk Diabetes. Jadi ketika anda mengonsumsi obat dalam keadaan tensi seperti itu, dalam seratus tahun ginjal anda akan aman. Namun ketika anda mengonsumsi obat dengan tensi keduanya lebih dari 140 dan 200, maka bisa diprediksi dalam lima tahun ginjal anda akan rusak," terangnya.
Kenaikan kreatinin (produk hasil hidrolisis pada fosfokreatina yang terjadi di otot, yang terjadi dengan ritme yang cukup konstan) juga tergantung dari kondisi metabolik, kondisi organ tubuh, di mana seseorang semakin tua, kondisi ginjal juga semakin menurun. (man/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




