Senin, 27 Mei 2019 03:04

Kunjungi Lumajang, Mensos Klaim PKH dan BPNT Efektif Turunkan Kemiskinan

Senin, 11 Maret 2019 20:59 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Imron Ghozali
Kunjungi Lumajang, Mensos Klaim PKH dan BPNT Efektif Turunkan Kemiskinan
Menteri Sosial bersama Bupati Lumajang dan anggota komisi XI DPR RI saat memantau penarikan tunai KPM PKH di ATM.

LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, program Keluarga Harapan (PKH) harus tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat kuantitas. Hal itu disampaikan saat dialog sosialisasi penyaluran program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di GOR Wirabhakti Lumajang, Senin (11/03).

Diungkapkannya, alokasi anggaran PKH pada 2019 naik menjadi Rp 34 Triliun. Itu sebabnya, kata Mensos, program ini harus bisa mengurangi beban masyarakat khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. 

"Kita jaga misi PKH, yaitu mengurangi beban masyarakat," katanya di hadapan seribu KPM PKH yang hadir dalam acara tersebut.

Agus mengklaim PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) efektif turunkan angka kemiskinan dan Rasio Gini di Indonesia.

“Angka kemiskinan berhasil ditekan berdasarkan survei BPS pada September 2018 menjadi 9,66, target Pemerintah dengan melakukan penguatan-penguatan program Bansos, Insyaa Allah pada penghujung tahun 2019 nanti angka kemiskinan menjadi 9,0 atau 9,” ungkapnya

Ia mengungkapkan, berdasarkan survei BPS, Rasio Gini atau kesenjangan dan ketimpangan ekonomi di Indonesia bisa ditekan menjadi 0,381. Hal itu menurutnya tidak terlepas dari Bansos PKH dan BPNT dalam penanganan kemiskinan di Indonesia.

“Selain angka kemiskinan bisa kita tekan, Rasio Gini juga bisa kita perbaiki menjadi 0,381. Artinya program-program bantuan sosial untuk masyarakat pra sejahtera sudah berhasil, sudah ada dampak positifnya,” ungkapnya.

Turunnya angka kemiskinan dan Rasio Gini tersebut dijelaskan Mensos Agus Gumiwang merupakan hasil kerja keras semua pihak, termasuk hasil kerja para pendamping PKH di Kabupaten Lumajang. 

"Apresiasi setinggi-tingginya terutama bagi teman-teman pendamping, karena para pendamping telah memberikan kontribusi terhadap menurunnya angka kemiskinan di Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, MML mengatakan, di Kabupaten Lumajang terdapat 144 orang pendamping PKH. Sedangkan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sekitar 46.471 keluarga. Program PKH masuk di Kabupaten Lumajang, sejak tahun 2013 hingga sekarang. Bantuan yang digelontorkan pada tahun ini sekitar Rp 54 miliar.

Selain program PKH yang dirasakan masyarakat Lumajang, juga ada program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Ada sekitar 92.382 ribu masyarakat miskin di Lumajang dapat program tersebut. Jumlah tersebut terdiri dari KPM PKH dan non-PKH.

Bupati menyampaikan, Program PKH dari Pemerintah Pusat sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Lumajang.

"Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang telah menghadirkan program nyata bagi kesejahteraan masyarakat, termasuk PKH yang sudah secara nyata dirasakan masyarakat Lumajang, ini merupakan bagian dari harapan bersama untuk Indonesia lebih makmur, Indonesia lebih hebat dan Indonesia lebih jaya," ujarnya.

Di pihak lain, anggota III BPK RI, DR. Achsanul Qosasi, mengingatkan, agar keluarga penerima manfaat PKH tidak memberikan sesuatu apapun kepada pihak yang mengaku dari PKH. Ia menyampaikan kehadirannya di Kabupaten Lumajang untuk memastikan program PKH dan Bantuan Sosial di Kabupaten Lumajang berjalan dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku. (ron/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...