Jumat, 07 Mei 2021 22:36

KPU Jember Hari Ini Mulai Lakukan Pelipatan Surat Suara

Senin, 11 Maret 2019 17:02 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
KPU Jember Hari Ini Mulai Lakukan Pelipatan Surat Suara

JEMBER, BANGSAONLINE.com - KPU Kabupaten Jember mulai hari ini, Senin (11/3), melakukan proses pelipatan kertas/surat suara (SS) Pemilu 2019. Dalam proses pelipatan kertas suara, KPU melibatkan sebayak 620 petugas yang berasal dari kalangan masyarakat umum. Namun dengan banyaknya kertas suara yang akan dilipat, para pekerja tersebut dibagi menjadi 20 kelompok dengan setiap kelompoknya terdiri dari 30 orang.

Pantauan BANGSAONLINE.com di lapangan, untuk proses pelipatan kertas suara, setiap petugas diberi satu dus kertas suara berisi 500 lembar. Target per hari yang harus dikerjakan setiap petugas adalah dua dus, atau 1.000 lembar kertas suara.

Komisioner KPU Jember Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Rima Diana Puspita menyampaikan, hari ini dimulai proses pelipatan kertas suara, yang ditargetkan dapat selesai selama 10 hari. 

"Kami melibatkan 620 petugas, dengan 20 orangnya mandor. Kemudian pengawas 10 orang dari KPU. Dibagi menjadi 20 kelompok, dengan 1 kelompok 30 orang," ujar Rima saat dikonfirmasi wartawan.

BACA JUGA : 

Puluhan Petugas Bersenjata Jaga Ketat Penyortiran Kertas Suara di KPU Banyuwangi

Tuntaskan Pelipatan 2 Hari, KPU Ngawi Temukan 2.017 Surat Suara Rusak

Bawaslu Pacitan Temukan Jumlah Bendel Surat Suara yang Kurang dan Lebih

​Inilah Upah Pekerja Pelipat dan Sortir Surat Suara Pemilu 2019 di Pamekasan

Perlu diketahui, pertama kali yang dikerjakan kertas suara untuk DPR RI dan DPRD Provinsi. "Sedangkan untuk sisanya masih dalam proses pengiriman," terangnya.

Untuk teknis pengerjaan ini, lanjut Rima, sortir kertas surat suara terlebih dahulu. Dimana jika ditemukan yang rusak, tercoblos, atau sobek, akan dikumpulkan, dan didata.

"Sedangkan untuk kertas suara DPR RI kita butuh sebanyak 1.904.523 lembar, tapi yang datang hanya 1.900.748 lembar, sehingga ada kekurangan sekitar 3.775 SS. Sementara untuk surat suara DPR Provinsi, butuh sebanyak 1.904.523, yang dikirim ke KPUD Jember 1.850.000, sehingga terjadi kekurangan sebanyak 54.523 SS," ungkapnya.

Dalam pelipatan surat suara tersebut, juga ada pengamanan dari polisi dan Bawaslu. Di mana calon petugas pelipat surat suara diperiksa dengan ketat dan tidak diperbolehkan membawa benda-benda tertentu. Bahkan disediakan CCTV di setiap sudut tempat pelipatan surat suara.

"Untuk tenaga pelipat kertas surat suara sebelum masuk kerja ,pertama kali kita periksa ,tidak boleh membawa topi, korek, rokok, tas, ataupun benda tajam lainnya, paku, cutter. Untuk menjaga surat suara masih aman sesuai SOP. Mulai datang sampai pulang," kata Kabagops Polres Jember Kompol Hariwiyono saat berada di lokasi pelipatan surat suara.

Selain itu, lanjut Hariwiyono, polisi juga akan bekerja maksimal menjaga setiap sudut tempat pelipatan suara. Pihaknya menyiagakan 65 personel setiap harinya, berkoordinasi dengan panitia KPU dan Bawaslu.

"Jadi kami maksimalkan pengamanan, agar tidak ada kecurangan dan surat suara tetap aman. Mulai start pukul 7 pagi, sampai pukul 5 sore nanti," tegasnya. (jbr1/yud/ian)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...