Sabtu, 19 September 2020 22:29

Tolak Harga Rp 149 Ribu/Meter untuk Pembebasan Lahan TPI, Ahli Waris Tak Masuk Penerima Ganti Rugi

Jumat, 08 Maret 2019 19:31 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ardianzah
Tolak Harga Rp 149 Ribu/Meter untuk Pembebasan Lahan TPI, Ahli Waris Tak Masuk Penerima Ganti Rugi
Hosin menunjukkan bukti pengaduan ke KPK.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Hosin, warga Kelurahan Tambaan, Kecamatan Panggungrejo, Pasuruan Kota tengah memperjuangkan nasibnya sebagai salah satu ahli waris penerima ganti rugi pembebasan lahan untuk pembangunan TPI (Tempat Pelelangan Ikan). Sebab, namanya tidak masuk sebagai ahli waris penerima ganti rugi lahan yang dibebaskan oleh Pemkot Pasuruan tersebut.

Padahal, ia merupakan salah satu ahli waris lahan tersebut, sehingga berhak menerima ganti rugi dari Pemkot Pasuruan.

Untuk mengadukan hal ini, Hosin bertandang ke Kantor Biro Pasuruan HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com. Dia menceritakan kronologi pembebasan lahan seluas 3,6 hektare yang dilakukan oleh Pemerintah Pasuruan Kota yang hendak dibangun TPI.

Kepada BANGSAONLINE.com, ia menceritakan beberapa kejanggalan prosesi pembebasan lahan oleh Pemkot Pasuruan. Salah satunya, keterangan waris terbit setelah tanah dibayar. Selain itu, juga harga yang diberikan dinilai terlalu murah, yakni Rp 149.000 per meter. 

"Tanah dibeli variatif, sesuai lokasi dekat jalan. Kuasa jual waris lll, Fathurrokhman Rp. 149.000,- per meter. Sedangkan, kuasa jual waris ll dan l sebesar Rp, 160.000,- per meter. Total pembebasan lahan yang dilakukan oleh Pemkot Pasuruan seluas 3,6 hektare dengan total bayar Rp. 5.257.000.000,-," ungkapnya.

Pembayaran oleh Pemkot Pasuruan terhadap pembebasan lahan tersebut sudah dilakukan pada bulan Oktober tahun 2016 silam. Namun, setelah mencari di dalam akte otentik, ia tak menemukan namanya tercantum dalam Surat Keterangan Waris.

Ia menduga, namanya tidak masuk sebagai penerima ganti rugi lahan karena menolak harga Rp 149.000 per meter. Sebagai ahli waris, Hosin bersama 34 ahli waris lainnya memang terus ngotot menolak pembelian Rp. 149.000 per meter. Sedangkan, 37 ahli waris lainnya sepakat menjual lahan tambaknya dengan harga Rp. 149.000 - 160.000 per meter.

Hosin menilai harga 149.000 per meter terlalu murah. Menurutnya, berdasarkan appraisal, seharusnya harga per meter adalah Rp. 400-500 ribu.

Hosin selanjutnya mengungkapkan kejanggalan lainnya. Yakni, surat keterangan waris yang dikeluarkan oleh Lurah Ngemplakrejo, Ady Lukito dan mengetahui Camat Panggungrejo, Drs. Muhammad Amin, MM. Tgl 08-12-2016 no. 526/422.404.07/2019. Surat kuasa waris tgl 27-12-2016 no. 590/200/423.404/2016.

Ia mengaku pernah mengadukan masalah ini ke Ketua Dewan H. Ismail Marzuki Hasan. Menurutnya, saat itu Ketua Dewan mengakui bahwa dirinya juga sebagai ahli waris. "Melihat dari silsilah Hosin, seharusnya juga ahli waris," kata Hosin menirukan pernyataan Ismail Marzuki Hasan.

Tidak hanya mengadu ke Dewan, selang beberapa hari kemudian, Hosin juga mengadu ke Wali Kota Pasuruan H. Setiyono (sekarang jadi tahanan KPK kasus OTT). Namun, bukannya solusi yang didapat, ia malah mendapat ancaman.

"Kalo berulah dan macam-macam, anda saya laporkan ke polisi," ancam Setiyono ditirukan Hosin.

Tak menyerah memperjuangkan nasibnya, Hosin lalu melapor ke Polda dengan bukti laporan bernomor TBL/381/lll/2017/UM/Jatim. Namun, lagi-lagi ia tidak puas dengan hasil lidik aparat penegak hukum Polda, sehingga Hosin melaporkan kasus pembebasan lahan TPI ke KPK.

Dinas Perikanan dan Kelautan Perintah Pasuruan Kota sebagai penanggungjawab pengguna anggaran belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Mardiana selaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pemerintah Pasuruan Kota tak menjawab ketika dihubungi. (psr5/par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 06 September 2020 19:43 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Bahak di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo mulai diminati para wisatawan. Bahkan di hari libur, pengunjung pantai Bahak mencapai ratusan orang.Menariknya, di tengah pandemi Covid-19, pantai Ba...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...