Kamis, 02 Juli 2020 20:29

3.518 Jiwa Mengungsi, Bupati Madiun Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir

Kamis, 07 Maret 2019 19:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
3.518 Jiwa Mengungsi, Bupati Madiun Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir
Khofifah bersama Bupati Madiun Ahmad Dawami saat mengunjungi posko Banjir di Balai Desa Garon.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Bencana banjir di Kabupaten Madiun terjadi sejak Selasa malam (5/4). Tiga titik tanggul yang ada di Desa Balerojo retak dan jebol setelah kawasan tersebut diguyur hujan sejak sehari sebelumnya. 

Akibatnya, Sungai Jerowan yang merupakan anak Kali Madiun, meluap. Dengan kejadian tersebut Bupati Madiun Ahmad Dawami menandatangani Surat Keputusan status darurat bencana banjir mulai tanggal 6-19 Maret 2019. 

Dengan ditetapkannya status darurat bencana banjir pada Rabu (6/3) kemarin, maka biaya yang timbul untuk penanganan bencana tersebut akan ditanggung oleh APBD Kabupaten Madiun.

Areal yang terdampak banjir di Kabupaten Madiun meluas hingga 35 desa di tujuh kecamatan. Total warga yang mengungsi mencapai 3.518 jiwa.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami membenarkan data sementara yang menempel di papan informasi posko utama penanganan banjir. Total rumah yang terdampak mencapai 3.639 unit. Sementara total pengungsi mencapai 3.518 jiwa. Termasuk korban yang mengungsi di rumah warga.

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing menambahkan, pihaknya masih fokus pada proses penyelamatan atau evakuasi korban.

"Kita terfokus penyelamatan evakuasi korban dulu. Di samping itu sudah kita lakukan upaya penanganan korban yang mengungsi dengan tim medis di masing-masing puskesmas siaga," kata Ahmad Dawami saat memantau posko banjir di Kantor Balai Desa Garon, Kamis (7/3/2019).

Banjir terus meluas hingga melanda 35 desa di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Pilangkenceng, Saradan, Balerejo, Wungu, Mejayan, Wonoasri dan Madiun. Wilayah Balerejo, Saradan, dan Pilangkenceng merupakan daerah yang cukup parah terdampak bencana alam tersebut.

Kamis pagi, banjir terpantau sudah mulai menyusut. Meski demikian, masih terdapat genangan di sejumlah titik dengan ketinggian air bervariasi. Warga diminta tetap waspada, karena curah hujan diperkirakan masih cukup tinggi.

Sementara itu, sejumlah bantuan logistik untuk korban banjir di Kabupaten Madiun mulai berdatangan. Bantuan tersebut selain dari Pemkab Madiun juga dari relawan dan komunitas. (hen/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 01 Juli 2020 09:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan al...