Kamis, 23 Mei 2019 06:50

Upacara Tawur Kesanga, Umat Hindu Blitar: Dharma Agama dan Negara Harus Seimbang

Rabu, 06 Maret 2019 14:38 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Upacara Tawur Kesanga, Umat Hindu Blitar:  Dharma Agama dan Negara Harus Seimbang
Sebanyak 54 ogoh-ogoh dari masing-masing pure di Blitar diarak keliling. foto: Akina Nur Alana/BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Ribuan umat hindu Blitar melaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga di lapangan Tangkil, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Rabu (7/3/2019).

Tawur Kasanga ini merupakan rangkaian upacara menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941 setelah dilaksanakan Upacara Melasti. Sebanyak 54 ogoh-ogoh dari masing-masing pure di Blitar diarak keliling jalan protokol di Kecamatan Wlingi, usai dikumpulkan di lapangan dalam ritual Dharma Agama.

Tawur Kesanga bertujuan untuk membangun harmoni dengan unsur-unsur alam. Yaitu air, udara, tanah, api, dan angkasa. "Tujuan Tawur Kesanga adalah untuk menyeimbangkan alam. Sifat jahat yang disimbolkan berwujud ogoh-ogoh kemudian diberi pengurip-urip atau dihidupkan lalu digetarkan, kemudian dinetralkan kembali," ungkap Yuliono.

Dalam upacara Tawur Kesanga tahun ini umat hindu Blitar juga menyatakan mendukung agenda pemerintah dalam Pemilu 2019 sebagai dharma negara.

Di samping ritual-ritual keagamaan yang disebut dharma agama. Hal ini sesuai tema Upacara Tawur Agung Kesanga tahun, yakni mewujudkan Pemilu damai melalui catur brata penyepian.

"Dharma negara dan dharma agama harus diseimbangkan. Otomatis dengan ini pemilu sukses dalam kedamaian," jelasnya.

Usai diarak, ogoh-ogoh dibawa kembali ke masing-masing pure untuk dibakar. Pembakaran ogoh-ogoh ini sebagai simbol memusnahkan sifat jahat manusia. (ina/dur)

(Salah satu ogoh-ogoh di Blitar diarak keliling. foto: AKINA/ BANGSAONLINE)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...