Korban saat dinaikkan dari dalam sumur oleh Polisi, Brimob, TNI dibantu BPBD Pamekasan untuk dibawa ke RSUD guna menjalani visum.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Penemuan mayat di sumur tua di seberang jalan kantor Dinas Kesehatan jalan Stadion Kelurahan Lawangan Daya, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mulai menemukan titik terang. Ini setelah keluarnya hasil visum.
Korban yang bernama Sugeng (44) sebelumnya ditemukan sudah menjadi mayat di sumur tua lingkungan gudang tembakau, tak jauh dari tempat di mana ia tinggal bersama saudara perempuannya. Berdasarkan hasil visum, ada indikasi bahwa korban bunuh diri.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Hal tersebut diungkapkan Iptu Nining, Kabag Humas Polres Pamekasan. Korban (Sugeng) yang ditemukan tewas di dalam sumur ada indikasi kuat melakukan bunuh diri.
Berdasarkan pemeriksaan, di dalam sumur yang merupakan TKP ditemukannya korban, didapati celurit kecil. Selain itu, juga ada bercak darah di dekat sumur dan sandal milik korban. Kuat dugaan, korban sebelum jatuh ke sumur sudah melukai lehernya dulu.
"Korban diduga bunuh diri karena penyakit kulit yang dideritanya tidak kunjung sembuh," ungkap Iptu Nining.
Menurut Nining, berdasarkan keterangan saudaranya, korban sering melamun seorang diri seperti orang kehilangan semangat hidup. "Korban juga sering mendengar suara gaib untuk pergi ke sumur tua tersebut," tutur Nining menjelaskan pernyataan saksi yang juga saudaranya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




