Sujiwo Tejo saat mengisi acara Talkshow di IAIN Madura.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Presiden Jancukers, Sujiwo Tejo, mengisi acara Talkshow Kebudayaan Madura yang juga dihadiri Wakil Bupati Pamekasan Raja'e yang digelar di halaman IAIN Madura, Pamekasan, Madura, jawa timur, Sabtu (23/2/19) malam.
Dalam acara itu, Sujiwo Tejo mengajak masyarakat Madura bangga terhadap kebudayaannya. “Banyak yang tak tahu tentang kebudayaannya, harus bagaimana karena tak tahu asal-usulnya dari mana,” ujar Sujiwo Tejo.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Sujiwo Tejo lalu mencontohkan Carok yang merupakan bagian dari budaya Madura. Namun yang perlu ditekankan, menurutnya, bukan pada saling bunuh-membunuhnya. Namun, lebih kepada cara hidup yang harus bermartabat dan membela harga diri.
"Ambil sarinya, buang ampasnya," katanya.
Ia mengibaratkan jenis kebudayaan dalam masyarakat adalah sistem metabolisme tubuh. Beragam makanan bisa masuk, namun ketika dikeluarkan justru hanya yang menjadi keringat, kotoran, atau kencing. “Itu tandanya sistem metabolisme kita baik,” ucapnya.
Pria yang lahir di Jember ini mengaku bergelut dengan musik barat. Tidak jarang, ia harus ke cafe dan mendengarkan lagu-lagu eropa, namun dari kegemarannya, justru bisa menghasilkan lagu-lagu barat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




