Divisi SDM & Parmas KPU Gresik, Makmun, saat menyosialisasikan Pemilu 2019. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - KPU Gresik kian intens menyosialisasikan pemilu 2019 guna menggenjot angka partisipasi masyarakat. Sabtu (23/2), dengan menggandeng Relawan Demokrasi, KPU Gresik menyosialisasikan pentingnya mencoblos kepada 100 kader muda di Desa Bedanten Kecamatan Bungah.
Lestari Widodi, pembina kader muda Desa Bedanten memberikan apresiasi kepada KPU Gresik karena sudah bersedia turun di tengah pemuda guna menyosialisasikan pentingnya berpemilu.
BACA JUGA:
- Audiensi Dugaan Korupsi KPU Gresik dengan Kejaksaan, Genpatra Siap Beri Data Tambahan
- Pindah ke Kejati Kalsel, Nana Riana Wariskan Perkara Korupsi Pilkada Gresik
- DPC Alumni GMNI Gresik Dukung Langkah Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Pilkada 2024
- Kejari Gresik Usut Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada 2024
"Pengetahuan yang akan kami serap nanti tidak akan berhenti di sini. Kami akan bergerak bersama menyuskseskan pemilu sampai pelosok desa, karena semua warga mempunyai hak politik," terangnya.
Sementara Divisi SDM & Parmas KPU Gresik, Makmun menyatakan, sosialisasi dilakukan guna meningkatkan angka partisipasi masyarakat, serta upaya menekan angka golput (golongan putih). "Upaya ini juga untuk mengukur kedewasaan pemuda, seberapa pedulinya terhadap pemilu," paparnya.
Ia menyampaikan tujuh hal penting berkaitan pemilu 2019, yaitu pentingnya berpemilu dan partisipasi masyarakat, cek DPT melalui info pemilu, waktu pelaksanaan pemilu, peserta pemilu, pemilih, tata cara pindah milih, dan cara menjadi pemilih cerdas.
Di hadapan ratusan pemuda-pemudi, Makmun juga menegaskan agar tidak memindah atau merusak alat peraga kampanye (APK) milik calon, baik calon presiden wakil presiden maupun legislatif. Mengingat, sanksi yang dijatuhkan sangat berat, yakni pidana.
"Jangan pernah menurunkan atau memindahkan APK calon. Jika rusak, sanksinya adalah pidana. Cukup laporkan ke Panwaslu Kecamatan atau ke Bawaslu Kabupaten bila APK tersebut menggangu," imbau Makmun.
Sosialisasi diakhiri dengan dialog dan tanya jawab dan Deklarasi Sukseskan Pemilu 2019. KPU mengimbau agar masyarakat memanfaatkan hak pilih untuk datang ke TPS pada Rabu, 17 April 2019. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




