Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA saat memberikan taushiyah politik di Pondok Pesantren Nurul Iman Cibaduyut Bandung Jawa Barat, Kamis (21/2/2019). foto: bangsaonline.com
BANDUNG, BANGSAONLINE.com - Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA gerah terhadap berita-berita hoax yang terus menghantam Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menegaskan bahwa dalam pandangan agama (Islam) hoax adalah dosa terbesar di antara dosa paling besar.
“Sebesar-besarnya dosa itu ada empat. Satu, menyekutukan Allah (syirik). Kedua, membunuh manusia. Ketiga, menyakiti orang tua. Keempat, hoax,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim saat memberikan taushiyah politik dalam pertemuan Kiai-Kiai Kampung dan Da’i Muda Bandung di Pondok Pesantren Nurul Iman Cibaduyut Bandung, Kamis sore (21/2/2019).
BACA JUGA:
- PW JKSN Gorontalo Dilantik, Bertekad Mandiri dan Profesional
- Ungkap Resolusi Jihad, Menko Polkam Djamari Sebut Jasa Ulama NU Besar dalam Pertahankan Kemerdekaan
- Rakernas 2026 di PP Amanatul Ummah, Mendes Yandri Ajak JKSN dan Pergunu Terlibat Aktif Bangun Desa
- Syaikh dari Mesir Pimpin Doa, Kiai Asep Pimpin Shalat Malam di Amanatul Ummah Humbang Raya Kapuas
“Karena itu kita bacakan terus hizb nashar agar hoax-hoax itu menampar muka mereka sendiri,” kata pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu.
Hadir dalam acara itu Ketua Umum Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN) KH Muhammad Roziqi dan para pengurus NU Bandung, di samping para pengurus Pergunu Bandung dan Jawa Barat.

(Para kiai, da'i muda dan para santri dalam acara di PP Nurul Iman Cibaduyut Bandung Jawa Barat, Kamis sore (21/2/2019). Foto: bangsaonline.com)
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




