Senin, 25 Maret 2019 17:49

Kerugian Negara Tidak Dikembalikan, Kasus Korupsi Dana Desa Tanjung Pecinan Tetap Lanjut

Selasa, 19 Februari 2019 13:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mursidi
Kerugian Negara Tidak Dikembalikan, Kasus Korupsi Dana Desa Tanjung Pecinan Tetap Lanjut
Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Masykur.

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran terus diproses. Pasalnya, Kepala Desa Tanjung Pecinan, Hamizun tidak kunjung mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 315 juta.

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Masykur mengatakan, bahwa Kepala Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran sampai saat ini tidak pernah mengembalian kerugian keuangan negara DD Desa yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Kasusnya terus kita lanjutkan. Sampai saat ini tidak ada pengembalian kerugian keuangan negara DD Tahun 2018 sebesar Rp 315 juta yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kata AKP Masykur, Selasa (19/2).

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Hamizun, sempat berjanji bahwa sebagai bentuk tanggungjawab, pihaknya akan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 315 juta pada Hari Senin (11/2) lalu. Namun sampai saat, ini kerugian negara tersebut belum dikembalikan.

Dugaan Korupsi penyalahgunaan pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2018 yang melibatkan oknum Kepala Desa (Kades) Tanjung Pecinan, Hamizun, mulai masuk ke tahap penyidikan di Mapolres Situbondo, Jumat (8/2).

Dimulainya proses penyidikan dilakukan, setelah aparat penegak hukum mendapat laporan hasil audit khusus dari kantor Inspektorat Kabupaten Situbondo yang mendapatkan adanya kerugian keuangan negara hingga ratusan juta rupiah yang diduga dipergunakan untuk kepentingan pribadi Kades.

Menurut Kasatreskrim Polres Situbondo, dugaan kerugian keuangan negara yang dipergunakan secara pribadi oleh oknum Kades sekitar Rp 315.000.000,- dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Di mana dana tersebut semestinya dipergukan untuk pembangunan desa sebagaimana tercantum pada APBdes.

“Hasil Audit Inspektorat, anggaran DD Tahun 2018 yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh Kedes Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, sekitar Rp 315.000.000. Semestinya itu untuk kepentingan pembangunan desanya. Saat ini kasusnya sudah masuk ke tahap penyidikan,” katanya, Jumat (8/2) lalu. (mur/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...