Minggu, 26 Mei 2019 11:14

Kerugian Negara Tidak Dikembalikan, Kasus Korupsi Dana Desa Tanjung Pecinan Tetap Lanjut

Selasa, 19 Februari 2019 13:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mursidi
Kerugian Negara Tidak Dikembalikan, Kasus Korupsi Dana Desa Tanjung Pecinan Tetap Lanjut
Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Masykur.

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran terus diproses. Pasalnya, Kepala Desa Tanjung Pecinan, Hamizun tidak kunjung mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 315 juta.

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Masykur mengatakan, bahwa Kepala Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran sampai saat ini tidak pernah mengembalian kerugian keuangan negara DD Desa yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Kasusnya terus kita lanjutkan. Sampai saat ini tidak ada pengembalian kerugian keuangan negara DD Tahun 2018 sebesar Rp 315 juta yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kata AKP Masykur, Selasa (19/2).

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Hamizun, sempat berjanji bahwa sebagai bentuk tanggungjawab, pihaknya akan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 315 juta pada Hari Senin (11/2) lalu. Namun sampai saat, ini kerugian negara tersebut belum dikembalikan.

Dugaan Korupsi penyalahgunaan pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2018 yang melibatkan oknum Kepala Desa (Kades) Tanjung Pecinan, Hamizun, mulai masuk ke tahap penyidikan di Mapolres Situbondo, Jumat (8/2).

Dimulainya proses penyidikan dilakukan, setelah aparat penegak hukum mendapat laporan hasil audit khusus dari kantor Inspektorat Kabupaten Situbondo yang mendapatkan adanya kerugian keuangan negara hingga ratusan juta rupiah yang diduga dipergunakan untuk kepentingan pribadi Kades.

Menurut Kasatreskrim Polres Situbondo, dugaan kerugian keuangan negara yang dipergunakan secara pribadi oleh oknum Kades sekitar Rp 315.000.000,- dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Di mana dana tersebut semestinya dipergukan untuk pembangunan desa sebagaimana tercantum pada APBdes.

“Hasil Audit Inspektorat, anggaran DD Tahun 2018 yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh Kedes Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, sekitar Rp 315.000.000. Semestinya itu untuk kepentingan pembangunan desanya. Saat ini kasusnya sudah masuk ke tahap penyidikan,” katanya, Jumat (8/2) lalu. (mur/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...