Jenazah korban sebelum dievakuasi.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Belum lama ini seorang buruh tani di Desa Rejoso Kidul tewas disambar saat ia sedang kerja ndaut (mencabut bibit dari persemaian). Kini, kembali si petir memakan korban jiwa seorang pria yang juga petani.
Petani malang itu bernama Soponyono (53), warga Dusun Krian, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Ia disambar pada Rabu (13/02) sekitar pukul 17.00 WIB.
BACA JUGA:
- Aksi Pencurian di Pasuruan Gagal, Pelaku Tinggalkan Motor Curiannya
- Mahasiswi Kehilangan HP Saat May Day 2026 di Pasuruan
- Hadapi Era Digital, Ketua TP PKK Kota Pasuruan Tekankan Peran Orang Tua Cegah Perkawinan Anak
- Pelapor Dugaan Korupsi Banpol PDIP Kabupaten Pasuruan Serahkan Dokumen Tambahan ke Kejaksaan
Informasi yang didapat BANGSAONLINE.com dari sumber warga dan kepolisian Rembang, sebelum disambar petir, diketahui sekitar pukul 16.30 WIB, korban pergi ke sawah dengan membawa cangkul dalam keadaan hujan.
Tak berselang lama, korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi gosong oleh Shokeh, warga Desa Rombo Wetan, Kecamatan Rembang.
Melihat kejadian itu, Sokheh langsung melaporkan ke Kepala Desa Pekoren dan dilanjutkan ke pihak kepolisian. "Diduga korban meninggal akibat disambar petir saat tengah berada di sawah," ucap Kapolsek Rembang AKP Bambang.
Atas kejadian itu, pihak keluarga sudah menerima atas kematian korban. Mereka tidak menginginkan jasad korban dilakukan visum. (afa/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






