Khofifah memberikan orasi di hadapan ribuan kyai dan santri se-Provinsi Lampung.
LAMPUNG TENGAH, BANGSAONLINE.com - Lusa, tepatnya tanggal 13 Februari 2019, rencananya Presiden Jokowi diajadwalkan melantik Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jawa Timur di Istana Negara. Walaupun kurang 2 hari lagi, Khofifah masih tetap semangat untuk mengampanyekan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomer urut 01 Joko Widodo dan Maruf Amin melalui Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) di Lapangan Sepak Bola, Desa Sukajadi, Lampung Tengah, Senin (11/2).
Dalam orasinya di hadapan ribuan kyai dan santri se-Provinsi Lampung, Khofifah mengungkapkan bahwa keberhasilan Jokowi memimpin Indonesia harus dilanjutkan.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
"Selama kepemimpinan pak Jokowi, Lampung akhirnya memiliki jalan tol. Tidak hanya itu. Freeport dari saham 9 persen, sekarang sudah 51,2 persen. Jadi sudah selayaknya kita mendukung Jokowi-K.H. Maa’ruf Amin dalam Pilpres 2019,” ungkapnya
Di hadapan wartawan, Khofifah mengutarakan bahwa JKSN merupakan organ relawan yang nantinya akan melapisi relawan pendukung pemenangan Jokowi-Maruf Amin yang sudah ada di Lampung.
"Banyak relawan Pak Jokowi di Lampung yang sudah melakukan kegiatan strategis. Saya harap nantinya saling berkoordinasi dan saling melengkapi. Jadi konsolidasi yang saling melapisi," katanya.
Menurut dia, JKSN tidak hanya di Indonesia. Tetapi, juga ada di Hongkong, Taiwan, dan juga Malaysia.
"Para pimpinan NU di sana ingin diadakan deklarasi JKSN. Sudah kita lakukan. Ini kemarin saya koordinasi dengan pak Arinal Djunaidi, bahwa ada silaturahmi yang harus dilakukan untuk saling melapisi," kata Khofifah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




