Selasa, 20 Agustus 2019 02:25

Selama di Rutan Medaeng, Tak Ada Perlakuan Istimewa untuk Ahmad Dhani

Kamis, 07 Februari 2019 22:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Selama di Rutan Medaeng, Tak Ada Perlakuan Istimewa untuk Ahmad Dhani
Ahmad Dhani saat berada di PN Surabaya.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Petugas Rumah Tahanan klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo tidak akan mengistimewakan keberadaan Ahmad Dhani Prasetyo selama berada di rutan. Ahmad Dhani bakal menjalani masa pengenalan lingkungan (Mapenaling) dalam kurun waktu tiga hari hingga sepekan ke depan.

Kepala Rumah Tahanan Klas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo, Teguh Pamuji mengatakan sudah menerima surat resmi dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terkait status Ahmad Dhani di rutan Medaeng. Ahmad Dhani dititipkan usai sidang perdana yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya atas kasus ujaran kebencian.

"Sejak pukul 10.30 WIB tadi, Ahmad Dhani sudah tiba di rutan. Ke depan, kami akan lalui atau memperlakukan Ahmad Dhani sesuai dengan prosedur yang ada di rutan," cetus Kepala Rutan Medang, Teguh Pamuji, Kamis (7/2)

Menurutnya, siapa pun yang masuk ke rumah tahanan akan melalui proses yang ada. Nantinya, Ahmad Dhani akan menjalani Mapenaling selama tiga hingga tujuh hari ke depan.

"Yang lain melalui proses, Dhani pun juga sama. Dan saya akan perlakukan sama. Dia harus tahu aturan yang berlaku di rutan. Kapan masuk kamar, pembinaan, olahraga, keterampilan, pembinaan rohani, dan lain-lain. Itu semua ada di Mapenaling," jelasnya.

Dijelaskan, ruang Mapenaling yang berukuran 5x10 centimeter tersebut saat ini dihuni sekitar 103 narapidana. Tempat yang minim tersebut yang melandasi bahwa perlakuan Ahmad Dhani di dalam rutan tak diistimewakan. Mengingat, kapasitas yang ada tidak cukup untuk menempatkan Dhani di ruang khusus.

"Tempatnya kan kecil, minimal tiga hari atau seminggu. Nanti kalau ada tahanan lain dari Kejaksaan, otomatis yang sudah lama kita keluarkan dari Mapenaling. Begitu pun sebaliknya," tambahnya.

Di ruang ini, narapidana akan saling bersosialisasi untuk lebih mengenal lingkungan. Mereka juga akan belajar banyak dari petugas. Terlebih informasi yang berkaitan dengan hak dan kewajiban narapidana saat menjalani hukuman di dalam penjara.

"Dari surat penetapan yang disampaikan pada kami, penitipan Ahmad Dhani berlaku sampai proses sidang di PN Surabaya selesai. Selebihnya, mau dipindahkan ke rutan mana itu terserah," tandasnya.

Hari ini, Ahmad Dhani Prasetyo menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya terkait kasus ujaran kebencian. Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum membacakan isi dakwaan terhadap Ahmad Dhani di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Dalam kasus ujaran kebencian, Ahmad Dhani dinilai melanggar pasal 27 ayat 3 UU ITE tahun 2016 tentang pencemaran nama baik.

"Terdakwa didakwa dengan pasal 45 Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI NO. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no. 11 tahun 2008 tentang UU ITE," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rachmat Hari Basuki.

Usai menjalani sidang, Ahmad Dhani langsung dijebloskan ke rutan Medaeng, Sidoarjo. (cat/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...