Sabtu, 05 Desember 2020 06:51

Selama di Rutan Medaeng, Tak Ada Perlakuan Istimewa untuk Ahmad Dhani

Kamis, 07 Februari 2019 22:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Selama di Rutan Medaeng, Tak Ada Perlakuan Istimewa untuk Ahmad Dhani
Ahmad Dhani saat berada di PN Surabaya.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Petugas Rumah Tahanan klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo tidak akan mengistimewakan keberadaan Ahmad Dhani Prasetyo selama berada di rutan. Ahmad Dhani bakal menjalani masa pengenalan lingkungan (Mapenaling) dalam kurun waktu tiga hari hingga sepekan ke depan.

Kepala Rumah Tahanan Klas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo, Teguh Pamuji mengatakan sudah menerima surat resmi dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terkait status Ahmad Dhani di rutan Medaeng. Ahmad Dhani dititipkan usai sidang perdana yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya atas kasus ujaran kebencian.

"Sejak pukul 10.30 WIB tadi, Ahmad Dhani sudah tiba di rutan. Ke depan, kami akan lalui atau memperlakukan Ahmad Dhani sesuai dengan prosedur yang ada di rutan," cetus Kepala Rutan Medang, Teguh Pamuji, Kamis (7/2)

Menurutnya, siapa pun yang masuk ke rumah tahanan akan melalui proses yang ada. Nantinya, Ahmad Dhani akan menjalani Mapenaling selama tiga hingga tujuh hari ke depan.

"Yang lain melalui proses, Dhani pun juga sama. Dan saya akan perlakukan sama. Dia harus tahu aturan yang berlaku di rutan. Kapan masuk kamar, pembinaan, olahraga, keterampilan, pembinaan rohani, dan lain-lain. Itu semua ada di Mapenaling," jelasnya.

Dijelaskan, ruang Mapenaling yang berukuran 5x10 centimeter tersebut saat ini dihuni sekitar 103 narapidana. Tempat yang minim tersebut yang melandasi bahwa perlakuan Ahmad Dhani di dalam rutan tak diistimewakan. Mengingat, kapasitas yang ada tidak cukup untuk menempatkan Dhani di ruang khusus.

"Tempatnya kan kecil, minimal tiga hari atau seminggu. Nanti kalau ada tahanan lain dari Kejaksaan, otomatis yang sudah lama kita keluarkan dari Mapenaling. Begitu pun sebaliknya," tambahnya.

Di ruang ini, narapidana akan saling bersosialisasi untuk lebih mengenal lingkungan. Mereka juga akan belajar banyak dari petugas. Terlebih informasi yang berkaitan dengan hak dan kewajiban narapidana saat menjalani hukuman di dalam penjara.

"Dari surat penetapan yang disampaikan pada kami, penitipan Ahmad Dhani berlaku sampai proses sidang di PN Surabaya selesai. Selebihnya, mau dipindahkan ke rutan mana itu terserah," tandasnya.

Hari ini, Ahmad Dhani Prasetyo menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya terkait kasus ujaran kebencian. Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum membacakan isi dakwaan terhadap Ahmad Dhani di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Dalam kasus ujaran kebencian, Ahmad Dhani dinilai melanggar pasal 27 ayat 3 UU ITE tahun 2016 tentang pencemaran nama baik.

"Terdakwa didakwa dengan pasal 45 Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI NO. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no. 11 tahun 2008 tentang UU ITE," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rachmat Hari Basuki.

Usai menjalani sidang, Ahmad Dhani langsung dijebloskan ke rutan Medaeng, Sidoarjo. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...