Senin, 22 April 2019 08:03

Dengan Liwetan, Bisa Terjalin dan Terjaga Silaturahmi antar Ponpes

Rabu, 30 Januari 2019 10:37 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Iwan Irawan
Dengan Liwetan, Bisa Terjalin dan Terjaga Silaturahmi antar Ponpes
Acara Liwetan Akbar yang berlangsung di Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Sukun Malang, Selasa (29/01) malam.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Liwetan berasal dari kata Liwet, kosakata bahasa jawa, yang artinya suatu bentuk kerja sama dan kebersamaan yang cukup kuat. Sedangkan liwetan adalah prosesi syukuran dengan membuat nasi liwet yang dipadankan dengan beberapa lauk sederhana, seperti sambel tomat, dan kerupuk. Bila ingin mewah bisa ada ayam, daging, atau lauk ikan.

"Nasi liwet dinikmati secara berbarengan dengan jumlah banyak orang. Menu dan porsi sama rata," demikian diungkapkan Zaini Nasruddin, salah satu panitia acara Liwetan Akbar di Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Sukun Malang, Selasa (29/01) malam.

Menurut Zaini, PWNU Jawa Timur sengaja menggelar acara ini dengan mengambil filosofi dari liwetan tersebut, yakni meningkatkan rasa kebersamaan. Karena itu, tujuan liwetan ini dalam rangka menjaga tali silaturahmi antar pondok pesantren yang di dalamnya terdapat para kiai, Gus, Lora, Ning selaku pengasuh pondok.

Gus Zaky Hadziq, Ketua RMI (robithoh ma'had islmaiyah) Jatim menyampaikan, liwetan ini sengaja digelar untuk mewujudkan kebersamaan (silaturahmi) antar Ponpes di Jawa Timur khususnya, nantinya bisa dilanjutkan secara nasional. "Saat ini tahun politik, perlu antisipasi atau menangkal terhadap propaganda yang bertujuan memecah belah umat," tegas Gus Zaky.

"Pesantren sebagai lembaga pendidikan agama diharapkan mampu membantu meredam dan mendinginkan suasana, agar tidak terjadi perpecahan antar umat yang disebabkan perbedaan pilihan politik," cetusnya.

Sementara KH Marzuki Mustamar, selaku tuan rumah mengajak para pengasuh pesantren maupun Gus dan Ning untuk terus menjaga kedaulatan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang telak diperjuangkan pendiri NU. "Dimana NU salah satu pendiri bangsa sangat mufakat, jika Indonesia 'NKRI' tidak bisa di utak-atik lagi," tambahnya.

"Indonesia sendiri sangat luas keragamannya, multi etnis, agama, bahasa, seni dan budaya serta keragaman lainnya. Berpedoman pada Pancasila, NU melihat sudah sesuai dengan nilai Islam ahlussunnah waljamaah annahdliyyah," tukasnya.

Acara liwetan diakhiri dengan makan bersama nasi liwet dari nampan secara ramai-ramai yang sudah disediakan panitia. Ada sebanyak 500 nampan besar yang disediakan panitia untuk 2000 jamaah yang hadir. (iwa/thu)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...