Jumat, 24 Januari 2020 07:04

Kades dan Warga Pangkahwetan Bantu Cari Korban di Bengawan Solo

Kamis, 17 Januari 2019 10:15 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Kades dan Warga Pangkahwetan Bantu Cari Korban di Bengawan Solo
Kades Pangkahwetan Syaifullah Mahdi bersama warga saat membantu proses pencarian korban laka yang jatuh ke Bengawan Solo. foto: Syuhud/bangsaonline.com

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Hingga hari ketiga, pencarian korban kecelakaan di Jembatan Sembayat, Kecamatan Manyar, pada Selasa (15/1) sekitar pukul 11.00 WIB, belum membuahkan hasil. Korban Bahrul Mustofa (18) adalah warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah. Ia tenggelam di sungai Bengawan Solo setelah motornya ditabrak mobil pick up dari arah berlawanan.

Kepala desa (Kades) dan warga yang tinggal di bantaran dan muara sungai terpanjang di Pulau Jawa ini pun turun tangan ikut membantu pencarian.

Kades Pangkahwetan Syaifullah Mahdi bersama warganya ikut membantu mencari korban dengan menyusuri muara Bengan Solo. "Ini bentuk kepedulian kami ikut membantu sesama," ujar Syaifullah Mahdi kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (17/1).

Sandi, begitu panggilan akrabnya, mengaku akan bergabung dengan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dan Polairud untuk membantu pencarian korban. "Tim kami akan menyusuri muara Bengawan Solo hingga Jembatan Sembayat tempat jatuhnya korban usai kecelakaan," terangnya.

Ia berharap, dengan banyaknya tim yang mencari, korban bisa segera diketemukan. "Saya bisa merasakan betapa sedih keluarga korban. Terutama orangtua melihat anaknya belum diketemukan," pungkasnya.

Sementara Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito kepada BANGSAONLINE.com menyatakan telah menerjukan tim untuk mencari korban sejak hari pertama jatuhnya korban dari Jembatan Sembayat, Selasa (15/1). "Hingga saat ini teman-teman terus membantu pencarian," katanya.

Tarso juga telah memerintahkan anak buahnya agar tidak memaksakan diri untuk mencari korban di luar standard operating procedure (SOP). "Kalau sudah malam dan pencarian harus dihentikan sesuai SOP, harus berhenti. Jangan dipaksakan dan bertugas di luar SOP. Sebab, bisa membahayakan diri sendiri," tegasnya.

Ia berharap korban cepat bisa diketemukan dan diserahkan kepada keluarganya. "BPBD akan berupaya maksimal untuk menemukan korban. Mohon bantuan doanya," pungkas mantan Asisten III Setda Gresik ini. (hud/rd)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Kamis, 23 Januari 2020 12:22 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*80. Waqul rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa-akhrijnii mukhraja shidqin waij’al lii min ladunka sulthaanan nashiiraan.Dan katakanlah (Muhammad), ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan ke...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...