Proyek Lapangan Futsal Senilai Rp 1 Miliar di Wonokerto Mangkrak Ditelantarkan Kontraktor

Proyek Lapangan Futsal Senilai Rp 1 Miliar di Wonokerto Mangkrak Ditelantarkan Kontraktor Agus Bashori menunjukkan besi proyek pengerjaan lapangan futsal di Desa Wonokerto Kecamatan Dukun yang diduga tak sesuai bestek. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

Agus menceritakan, dari awal proyek tersebut terlihat janggal. Misalnya, saat pengecoran bagian bawah, seharusnya proyek itu memakai besi ukuran 8 mm, namun pihak kontraktor hanya memakai besi ukuran 5 mm.

Selain pada besi, dalam pemasangan kanopi atas, beberapa besi sudah berkarat. Juga pada bagian bawah, sebelum pengecoran yang seharusnya diberi pasir dan batu (sirtu) setinggi 30 centimeter, namun pada pelaksanaannya pemberian sirtu tak lebih dari 5 centimeter.

"Padhal sudah kami, ingatkan tapi selalu tak diindahkan. Kontraktornya tak menanggapi teguran saya. Proyek ini belum sebulan loh, tapi sudah begini rusak semua," keluhnya.

Selaku pengawas proyek, Agus mengaku pihaknya belum pernah melakukan pertemuan dengan pemilik CV. Anindya Karya. "Saya hanya ketemu ketua pelaksana proyek. Dia juga hanya datang beberapa waktu saat minta tanda tangan progres pengerjaan," ungkapnya.

Agus menilai, sarana olahraga yang bernilai Rp 1,017 miliar tersebut seharusnya sangat bagus. "Tapi lapangan futsal ini kok begini? Tak sesuai dengan rencana angaran dan belanja (RAB)," pungkasnya.

Sementara pihak pelaksana pembangunan futsal dari CV. Anindya Karya hingga berita ini diturunkan belum bisa dimintai klarifikasi soal pekerjaan lapangan futsal yang dibiarkan mangkrak tersebut. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO