Selasa, 23 Juli 2019 23:32

Survei SSI Kota Kediri, Jokowi-Ma’ruf Unggul di Basis PAN

Jumat, 04 Januari 2019 18:38 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
Survei SSI Kota Kediri, Jokowi-Ma’ruf Unggul di Basis PAN
Direktur SSI Joni Elgran saat memaparkan hasil survei di Kota Kediri. Foto: ARIF KURNIAWAN/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Meski pemilihan presiden masih kurang sekitar empat bulan lagi, peta politik di Kota Kediri terus bergerak. Menariknya, dari hasil survei Sindikasi Survei Indonesia (SSI) menunjukkan, Kota Kediri yang merupakan basis PAN, karena peraih kursi terbanyak di DPRD dan wali kota juga dari PAN, namun masyarakat tingkat bawah cenderung memilih Jokowi.

Partai Amanat Nasional (PAN) yang sejauh ini, terutama di kalangan elit mengusung Prabowo-Sandi, justru mayoritas pemilihnya lebih tertarik dengan capres Joko Widodo (Jokowi).

Survei tersebut menyebutkan, hampir 44 persen pemilih PAN memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, dan hanya 9 persen memilih Prabowo-Sandiaga Uno dan beberapa persen masih belum menentukan pilihan. 

“Dari hasil survei, masyarakat Kota Kediri mayoritas sekitar 70 persen memilih Jokowi - Ma'ruf Amin dan hanya angka di bawah 10 persen untuk pasangan Prabowo-Sandiaga Uno dan beberapa persen masih belum menentukan pilihan,” kata Direktur SSI Joni Elgran saat memberikan keterangan usai menggelar press rilis hasil survei, Kamis (3/1/19).

Menurut Joni, ini menjadi pekerjaan berat buat lawan-lawan politik Jokowi, agar bekerja lebih ekstra dan ini menjadikan PR buat PAN Kota Kediri untuk bisa mendominasi seperti tahun 2014 lalu. 

“Kita tahu, untuk tahun 2019 masyarakat Kota Kediri masih rasional. Artinya money politic tidak terlalu berpengaruh di sini, dan masyarakat Kota Kediri lebih suka capres yang lebih memaparkan program program mereka,” ungkapnya.

Untuk itu, Joni memberikan rekomendasi dengan melihat isu yang berkembang selama ini, beberapa daerah mengalihkan dukungannya dari partai-partai oposisi mengalihkan dukungannya ke Jokowi, itu harus dilakukan untuk kelangsungan partai PAN itu sendiri. Dilihat dari survei yang dilakukan, Joni menilai sulit untuk bisa mempertahankan atau meraih target enam kursi ke atas.

“Dan ini tugas penting bagi partai-partai yang lain untuk meraup suara, harus mengalihkan dukungannya kepada Jokowi itu. Seperti PAN merupakan pengusung dari Prabowo-Sandiaga Uno harus berpikir dua kali dan harus memberikan tindakan konkret yaitu memilih Jokowi seperti kabupaten lainnya. Itu dari hasil survei yang kita dapat, agar suara PAN tetap 6 kursi atau malah bisa bertambah,” ujarnya.

Untuk diketahui, survei SSI dilakukan pada 18-23 Desember 2018 ini menggunakan metode multistage random sampling. Sampel survei berjumlah 250 responden, 50 persen laki-laki dan 50 persen wanita dengan margin of error (MoE) 6,2 persen pada tingkat kepercayaan di atas 95 persen.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Kediri Abdul Baqi berterima kasih atas hasil survei yang dilakukan SSI terkait dengan PAN. Menurutnya survei itu memberikan masukan bagi PAN untuk bekerja lebih hati-hati lagi. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas survei yang dilakukan. Dengan survei ini kami akan lebih hati-hati dan meminta caleg untuk bekerja lebih giat lagi. Untuk kepala daerah yang diusung PAN tidak diperkenankan menjadi tim kemenangan calon Presiden,” katanya saat memberikan keterangan pada awak media di Kantor DPD PAN Kota Kediri, Jumat (4/1).

Baqi menambahkan, untuk masyarakat pihaknya tidak pernah menyarankan, tapi untuk pengurus partai sudah saling mengetahui dan memahami bahwa DPD sampai DPRD, PAN mendukung Prabowo-Sandiaga Uno. Tapi untuk menyosialisasikan mereka tidak masuk tim kemenangan Prabowo-Sandiaga Uno. 

“DPD PAN Kota Kediri menyatakan bahwa tidak menjadi tim sukses kemenangan Presiden, kami hanya fokus pencalegan saja. Sedangkan untuk pencalegan kami sudah mempunyai strategi langkah-langkah. Untuk target, jika saat ini enam kursi di DPRD Kota, untuk akan datang target kami menjadi sembilan kursi, dengan masing-masing dapil 3 anggota dewan,” tandasnya. (rif/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...