Rabu, 21 Agustus 2019 06:30

BPBD Pacitan Imbau Masyarakat Tak Panik Tsunami di Selat Sunda, Kamladu: Nelayan Jangan Melaut

Minggu, 23 Desember 2018 19:48 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
BPBD Pacitan Imbau Masyarakat Tak Panik Tsunami di Selat Sunda, Kamladu: Nelayan Jangan Melaut
Cuaca di perairan Pacitan tampak cerah berawan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gelombang tsunami yang terjadi di Tanjung Lesung, Jabar, diharapkan tidak membuat masyarakat di Pacitan terlampau panik. Sebab gelombang tsunami itu disebabkan erupsi gunung berapi, atau diawali dari terjadinya gempa vulkanik.

Hal ini disampaikan Dianita, Kasie Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan. Menurutnya, peristiwa itu kecil kemungkinan akan terjadi di Pacitan. "Bahkan tidak akan pernah terjadi. Sebab kalau di Selatan Pulau Jawa merupakan pertemuan lempeng subduksi. Sehingga kalaupun terjadi tsunami, hanya akan diawali dengan gempa tektonik, dan bukan gempa vulkanik akibat erupsi gunung berapi," kata Dianita menjawab keresahan masyarakat, Minggu (23/12).

Menurut Dianita, dari hasil kajian para ahli, bahwa di Pacitan hanya ditemukan patahan lempeng bumi Indoaustria dan Eurosia, serta tidak ada gunung berapi aktif. "Dengan begitu, tidak akan pernah terjadi tsunami yang disebabkan gempa vulkanik akibat erupsi gunung berapi," bebernya.

Namun begitu, ia tetap mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada. Mengingat, Kabupaten Pacitan masuk di dalam ring off fire. "Tapi sekali lagi, tidak ada teknologi atau pendekatan keilmuan yang bisa memprediksi kapan terjadinya gempa tektonik. Berbeda dengan tsunami. Gelombang tsunami akan bisa dideteksi setelah didahului gempa tektonik sebelumnya. Perlu dipahami, kita (BPBD) bukanlah ahli bencana. Jadi kita hanya sebatas meneruskan informasi menurut pihak yang berwenang. Misalnya PVMBG yang menyatakan bahwa tumpukan antara lempeng Indo-australia dan Eurasia membentuk zona subduksi Sunda. Dan menurut mereka, itu merupakan sumber gempa bumi utama di sepanjang perairan Selatan Jawa," tandasnya.

Di sisi lain, Pos Kamladu Pacitan mengimbau agar nelayan tidak pergi melaut, hari ini sampai besok. Sebab sebagaimana rilis yang disampaikan BMKG, dimungkinkan masih akan terjadi gelombang pasang dan badai di tengah laut.

"Untuk sementara, cuaca sesuai BMKG pada hari ini sampai besok, nelayan agar tidak melaut dikarenakan masih terjadi gelombang besar dan badai di tengah laut. Akan tetapi untuk wilayah Pacitan masih aman terkendali," ujar Pelda Totok, Komandan Pos Kamladu Pacitan, Minggu (23/12).

Menurut Totok, cuaca di Pacitan masih terjadi gerimis dengan suhu udara 22°C - 28°C, kelembapan 76%, kecepatan angin 11km/jam, arah angin tenggara, dan tinggi gelombang di antara 0,75mtr - 3mtr. Sementara pantauan wartawan di lapangan, hingga berita ini ditulis masih ada beberapa nelayan lokal yang terjun melaut, namun dengan radius dekat. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...