Selasa, 25 Juni 2019 19:45

Dijuluki Mama Singa, Ibu ini Lawan Tiga Pria Telanjang Pemerkosa Putrinya: Satu Mati, Dua Sekarat

Selasa, 18 Desember 2018 18:10 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
Dijuluki Mama Singa, Ibu ini Lawan Tiga Pria Telanjang Pemerkosa Putrinya: Satu Mati, Dua Sekarat
Kasih sayang munculkan kekuatan dahsyat. foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com - Seorang ibu dijuluki Mama Singa, setelah dengan keberaniannya yang luar biasa melawan tiga pemerkosa anak gadisnya. Dalam pertarungan tak imbang satu perempuan lawan tiga lelaki telanjang itu, dia mampu menewaskan satu musuhnya, dan membuat dua lawannya terkapar dalam kondisi luka parah.

Karena keberanian perempuan berusia 57 tahun ini, seantero Afrika Selatan memanggilnya dengan sebutan Lion Mama.

Berawal saat sang ibu menyiapkan makan malam untuk putrinya di rumahnya, di sebuah desa dekat Zwartwater Afrika Selatan. Ketika itu tiba-tiba seorang lelaki menerobos masuk. Dilanjutkan dua pria lain menyusul, lalu mereka membawa putrinya ke sebuah bangunan yang berjarak lebih dari 2 km dari rumahnya. Sang Ibu memanggil polisi di nomor 999, namun tak ada balasan.

Sang ibu dengan pisau dapur berlari mengejar ke rumah itu, atas petunjuk teman putrinya. Ketika di dekat rumah itu, dia mendengar teriakan putrinya. Sang ibu menerobos pintu, dan melihat tiga pria sedang telanjang. Namun, satu orang sudah menindih putrinya.

Sang Ibu langsung menyerang. Pertarungan ini terjadi antara satu perempuan lawan tiga lelaki. Dia berhasil membunuh Zamile Siyeka, salah satu pelaku pemerkosaan, dengan tusukan-tusukan pisau, Sedangkan dua pelaku lainnya luka-luka, yakni  Zolisa Siyeka (24), dan Mncedisi Vuba (31). Ketiganya pun ambruk dalam genangan darah.

Sang ibu memeluk putrinya, sampai paramedis datang.

Meski begitu, sang ibu diadili karena membunuh, dan dituduh percobaan pembunuhan karena membuat dua pemerkosa lainnya luka parah.

Masyarakat pun menggalang dana hingga terkumpul hampir Rp 184 juta untuk membantu ibu tersebut. Bahkan seorang pengacara menawarkan jasa gratis, tetapi tiga minggu kemudian, Kejaksaan Agung Afrika Selatan menganulir dakwaan.

Sementara Siyeka dan Vuba dihukum 30 tahun karena memperkosa. Hakim Mbulelo Jolwana mengatakan fakta bahwa ibu telah menyebabkan luka serius pada para pelaku dengan pisau guna memberi mereka pelajaran. Bahkan aksi itu juga menyelamatkan para pelaku dari hukuman seumur hidup.

Secara total, 110 perkosaan dilaporkan di Afrika Selatan setiap hari, tetapi para ahli percaya bahwa angka yang sebenarnya bisa empat kali lebih tinggi, karena banyak korban terlalu takut untuk melaporkannya.

Sumber: mirror.co.uk
Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...