Senin, 21 Januari 2019 19:55

Puting Beliung Terjang Empat Desa di Tuban, Puluhan Rumah Rusak Parah

Jumat, 14 Desember 2018 19:44 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Istihar
Puting Beliung Terjang Empat Desa di Tuban, Puluhan Rumah Rusak Parah
Bangunan gudang bengkel teralis yang terbuat dari galvalum ambruk akibat terpaan kencangnya hujan disertai angin di siang menjelang sore tersebut.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jumat (15/12). Akibatnya, sejumlah pohon besar tumbang dan puluhan atap rumah milik warga di empat desa rusak parah.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, hujan disertai angin yang menerjang Senori terjadi pada siang pukul 13.30-15.30 WIB. Dampaknya, pohon-pohon besar tumbang dan puluhan atap rumah warga di empat Desa meliputi Sendang, Jatisari, Leran dan Medalem rusak parah. Teras atap rumah warga yang terbuat dari asbes juga beterbangan.

"Angin berasal dari arah Utara (persawahan) berputar-putar langsung menerjang teras halaman rumah bagian depan. Sehingga, atap dari asbes beterbangan dan genteng-genteng runtuh," ucap Khoriadtul Muawanah, warga Desa Sendang saat membersihkan sisa reruntuhan genteng rumahnya.

Khoriadtul mengaku belum tahu akan bermalam di mana pasca rumahnya rusak diterjang puting beliung dan banjir tersebut. "Mungkin akan mengungsi ke rumah famili menunggu perbaikan besok," imbuhnya.

(Salah satu rumah warga yang atapnya berantakan usai gentingnya beterbangan diterpa angin puting beliung)

Sedangkan di Desa Medalem, salah satu bangunan gudang bengkel teralis yang terbuat dari galvalum ambruk akibat terpaan kencangnya hujan disertai angin tersebut. Bahkan warga berhamburan keluar rumah untuk mengumandangkan adzan.

"Mendengar gemuruh angin bersamaan hujan, para karyawan di dalam berhamburan keluar menyelematkan diri dari ambrukan galvalum," ungkap Tamam, pemilik bengkel teralis saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com.

Menurut taksirannya, kerugian akibat angin puting beliung disertai hujan yang ia alami tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, di Desa Leran, angin puting beliung sempat mengganggu berlangsungnya prosesi pernikahan salah satu warga. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para tamu undangan berhamburan untuk menyelamatkan diri akibat dekorasi dan terop beterbangan dan roboh.

"Ya, bagaimana lagi musibah alam kita tidak tahu yang penting selamat,'' ungkap Zakki, salah satu tamu undangan.

Hujan disertai angin puting beliung juga merusak sejumlah pohon-pohon besar yang berada di pinggir jalan Desa Jatisari.

"Kita beserta bekerja bakti memotong dan menyingkirkan pohon pohon yang tumbang. Kemudian, meminta bantuan BPBD Tuban," ucap Kepala Desa Jatisari Wahyu Setiawan saat dikonfirmasi di lokasi kejadian. (ahm/ian)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...