Kamis, 21 Februari 2019 11:50

Selfie saat Rombongan Probowo-Sandi Lewat, Kades Sampangagung Dihukum Dua Bulan Penjara

Kamis, 13 Desember 2018 17:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Soffan Soffa
Selfie saat Rombongan Probowo-Sandi Lewat, Kades Sampangagung Dihukum Dua Bulan Penjara
Kades Nono saat mengikuti sidang pembacaan vonis. foto: SOFFAN/ BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Kepala Desa Sampangagung, Suhartono atau akrab dipanggil Lurah Nono yang terjerat kasus pelanggaran pemilu, menjalani sidang terakhirnya, Kamis (13/12).

Sidang terakhir ini, yakni pembacaan putusan atau vonis oleh Majelis Hakim, Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur berlangsung di ruang Cakra pukul 14.00 WIB.

Majelis Hakim Hendra Hutabarat saat membacakan surat putusan menjatuhkan vonis kepada Kepala Desa Sampangagung, Suhartono, yakni terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan melanggar Pasal 490 juncto Pasal 282 UU RI No 7 tahun 2017 tentang Pemilu. "Kepala Desa Sampangagung Suhartono secara sah, divonis 2 bulan penjara dengan denda Rp 6 juta subsider 1 bulan," katanya dalam persidangan yang terbuka untuk umum.

Menanggapi putusan hakim tersebut, Abdul Malik selaku Kuasa Hukum Suhartono menyatakan banding dan meminta salinan amar putusan. Saat ditemui, Abdul Malik menjelaskan jika putusan hakim tersebut dinilai sangat janggal. Sebab dalam peristiwa yang sama pada pemilu kepala daerah Kota Mojokerto beberapa waktu lalu, ada seorang oknum ASN yang juga terlibat kampanye dari salah satu paslon. Namun ASN tersebut hanya dijatuhi hukuman masa percobaan.

Namun dalam kasus ini kliennya hanya terlihat selfie saat rombongan Prabowo-Sandi lewat malah dikenakan hukuman penjara. “Kami akan banding. Untuk itu, kami akan segera minta salinan amar putusan tersebut. Biasanya dalam sengketa pilkada hukumannya ada percobaannya, takutnya hakim tadi salah baca,” terangnya.

Sementara itu terpisah, tim pemenangan Prabowo-Sandi Mojokerto Budi Mulyo saat ditemui menilai bahwa putusan tersebut tidak adil. Sebab, hukuman dua bulan hanya untuk selfie menurutnya sangat tidak akal. “Kita ini menuntut keadilan, kalau putusannya seperti ini sangat tidak sesuai dengan keadilan hukum yang berlaku. Kita akan terus perjuangakan sampai Bapak Suhartono ini bebas demi hukum,” terangnya. (sof/gus/rev)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Februari 2019 12:01 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT capres kedua telah digelar dengan segala kehormatannya pada 17 Februari 2019. Riuh tepuk tangan dan sorakan terdengar di setiap kerumunan sebagai lahan hiburan politik yang sangat komunalistik. Saya sendiri menepikan dir...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...