Senin, 17 Mei 2021 04:48

Segudang Unggulan Desa Medowo Kabupaten Kediri

Kamis, 13 Desember 2018 15:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Segudang Unggulan Desa Medowo Kabupaten Kediri
Salah satu obyek wisata di Desa Medowo.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Desa Medowo mendapatkan anugerah Desa Kategori Inovasi Terbaik di bidang pengelolaan wisata. Bersama desa-desa lainnya, Desa Medowo menerima penghargaan langsung dari Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno.

Desa Medowo memang layak menyandang predikat tersebut. Betapa tidak, desa ini sangat asri. Bila memasukinya, hawa sejuk langsung menyambut dari ujung desa. Kenikmatan perjalanan ke desa ini bertambah dengan pemandangan di kanan-kirinya. Hingga masuk ke gapura desa yang bertuliskan 'Selamat Datang di Desa Wisata Medowo'.

Desa di ujung timur Kabupaten Kediri ini memang menawarkan pilihan wisata menarik. Mulai alam, edukasi, outbond, hingga kuliner. Kepala Desa Medowo, Sujarwo, menyebut desanya sebagai desa wisata karena potensinya yang menarik untuk dikembangkan.

"Medowo cukup komplit. Wisata alam kami didukung dengan produk-produk unggulan lainnya seperti peternakan sapi perah, pertanian dan sektor UMKM," katanya, Kamis (13/12/2018).

BACA JUGA : 

Biaya PTSL di Desa Kayunan Rp450 Ribu per Bidang, Panitia: Sudah Atas Persetujuan Warga

Bahas Kerja Sama Sektor Wisata, Bupati Kediri dan Bupati Trenggalek Bakal Siapkan Diskon

Air Irigasi di Kunjang Sering Berubah Warna Sejak Sebulan Terakhir, DLH Kediri Turun Ambil Sampel

DLH Kabupaten Kediri Turunkan Tim untuk Cek Air Irigasi yang Diduga Tercemar Limbah

Desa ini mengawali pengelolaan secara serius pada bidang wisata sejak dua tahun lalu karena banyak potensi perkebunan dan peternakan. Didukung juga dengan kondisi alam yang memesona.

Namun, bukan hanya agrowisata yang menarik dari desa ini. Keindahan alamnya tak bisa dipinggirkan. Semua sudut desa bisa dibilang menawarkan keindahan. Namun, yang paling menarik adalah bukit Gandrung Tanggulasi.

Bukit ini berketinggian 715 meter di atas permukaan laut (mdpl). Menyuguhkan pemandangan alam nan istimewa. Hamparan perkebunan kopi, cengkeh, dan durian bisa dilihat dari atas bukit. Gemerlap cahaya di malam hari juga menjadi daya tarik tersendiri.

"Tanggulasi dulunya ladang dan akses jalannya terbatas, ingin ke sini saja sulit," ujar pria 46 tahun itu.

Setelah muncul gagasan wisata, akses jalan mulai dibuka. Ada lahan milik 140 warga yang terimbas pembangunan jalan. Semua pemilik menghibahkan selebar 4 meter untuk pembangunan jalan. Total ada sepanjang 5 km jalan yang mengitari agrowisata dan menuju Bukit Tanggulasi.

Pertumbuhan ekonomi pun mulai nampak. Kini, sudah ada 9 warung warga yang buka. Warung-warung itu tertata, berjajar rapi dengan gaya khas warung Jawa berdinding anyaman bambu.

Bila musim durian tiba, banyak warga yang menyediakan buah tersebut di depan rumah. Musim itu biasanya mulai Oktober hingga Desember. Dengan panen raya diperkirakan pada Januari hingga Maret.

Nah, saat puncak panen itulah Medowo punya agenda tahunan menarik, yaitu Dahar Durian. Ribuan buah durian disediakan gratis untuk wisatawan. "Dengan promo tersebut Desa Medowo bisa dikenal dari seluruh daerah. Baik Kediri maupun luar kota," katanya.

Selain durian, desa yang berbatasan dengan Jombang dan Kabupaten Malang ini punya komoditas unggulan kopi. Jenisnya exselsa yang bercita rasa khas. Ada sekitar 10 produsen kopi di Medowo saat ini.

"Perkembangan wisata itu berdampak pada peningkatan taraf ekonomi warga desa. Warga punya sumber pendapatan baru. Menjajakan produk dan hasil pertanian ke wisatawan, termasuk potensi sapi perah. Juga dari pendapatan parkir, wahana, dan air. Selama enam bulan terakhir, uang yang masuk ke kas desa mencapai Rp 60 juta lebih," jelasnya.

Selain Bukit Gandrung Tanggulasi, beberapa destinasi wisata lain juga ada di desa ini. Seperti Air Terjun Sumberjodo, edukasi sapi perah, agrowisata durian, manggis dan kopi, juga wisata daerah Dusun Ringinagung.

Di dusun itu rencananya ada Sumber Londo dan perkebunan kopi yang menjadi akses menuju kawasan wisata Air Terjun Tretes milik Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Suryo Jatim. (adv/kominfo/rif)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Minggu, 16 Mei 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Pembela utama korban kerusuhan 13 Mei 1998 adalah Ita Fatia Nadia. Aktivis perempuan ini kenyang teror. Bahkan ia pernah diancam oleh Jenderal Sintong Panjaitan.Ancaman itu dilakukan sang jenderal di Istana. Saat Fatia ...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...