Selasa, 11 Desember 2018 04:03

Dahsyat Bro! Pagi Kuliah, Siang Narik Ojek Online, Gadis Ini Lulus Cumlaude dari Unnes

Kamis, 06 Desember 2018 23:05 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
Dahsyat Bro! Pagi Kuliah, Siang Narik Ojek Online, Gadis Ini Lulus Cumlaude dari Unnes
Cumlaude, bukan sekadar prestasi. foto: dokumen pribadi

SEMARANG, BANGSAONLINE.com – Adalah Khusnul Chotimah (22), mahasiswi jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes), menyelesaikan study dalam waktu 3 tahun 3 bulan, dengan predikat cumlaude. Hebatnya, dalam dua tahun terakhir dia menjadi driver ojek online, untuk membiayai kuliahnya.

“Hanya satu trik utamanya. Kamu percaya kamu bisa,” ungkap Khusnul, ketika ditanya resep membagi waktu antara kuliah, belajar, dan narik penumpang ojek online. “Setiap hari, saya dapat Rp 90 ribu,” ungkap dia saat ditanya penghasilannya dari ojek online.

“Saya senang. Karena selain menambah pendapatan, mengantar orang sampai tujuan dengan selamat juga menjadi kesan tersendiri bagi saya,” tutur Khusnul.

Hal sama dilakukan Ahmad Faaiq Al Waafiy (21), yang juga mahasiswa Unnes. Hanya saja, dia belum lulus. “Sekarang saya punya tabungan setelah jadi driver ojek online,” kata dia.

Waktu luang kah? Juga tidak. Sebab, Faaiq juga sebagai anggota BEM KM. Bahkan dia ketua BSO di jurusan. Ternyata, ini resepnya. “Untuk narik, itu saya kerja hanya ketika weekend dan libur. Kalau cuma narik sekali dua kali rugi di bensin. Jadi saya full seharian narik kalau libur kuliah. Organisasi tetap jalan, soalnya saya kebanyakan kerja di balik layar. Sama orderan vector pun gak menentu, jadi kadang ngerjain malem.”

Adapun Sandi Firmanto (20), mengaku bahwa menjadi driver ojek online lebih menguntungkan daripada kerja sampingan lain. “Enaknya ojek online itu waktunya nggak nentu. Misalnya kalau kita lagi pengen narik ya narik. Atau lagi nggak pengen ya nggak papa. Terus kalau masalah gaji kayaknya juga lebih banyak kalau jadi driver ojek online,” kata dia.

“Pas hari Jumat sampai Minggu, biasanya orderan sampai keliling Semarang. Tapi pas hari kuliah, orderan di sekitaran kampus saja,” kata mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi ini.

Pendapatannya, rata-rata mencapai Rp 50 ribu untuk hari Minggu, dan kisaran Rp 25 ribu untuk hari biasa.

Firda aulya, usai mewawancarai Khusnul Chotimah

.

Choirulnisa Mila Erdiana, Firda Auliya, Nanang Oktavianto usai mewawancarai Sandi Firmanto 

Kontributor:

Choirulnisa Mila Erdiana

Firda Auliya

Nanang Oktavianto


(Mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Semarang)

Sumber: -
Jumat, 07 Desember 2018 13:40 WIB
Oleh: Muchammad Toha*Terlalu pagi saya mendarat di Bandara Hang Nadim, karena untuk sampai di Batam tanpa transit di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta dapatnya pesawat pagi. Maka, cukup alasan hotel untuk tidak memberikan kamar pada saya. Bah...
Senin, 03 Desember 2018 14:30 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba wak...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...