Kamis, 22 Agustus 2019 01:53

Endorse 6 Artis Terkenal untuk Pasarkan Kosmetik Ilegal, Warga Kediri Raup Ratusan Juta

Selasa, 04 Desember 2018 23:48 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Anatasia Novarina
Endorse 6 Artis Terkenal untuk Pasarkan Kosmetik Ilegal, Warga Kediri Raup Ratusan Juta

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kil (26), warga Kediri diciduk Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim. Ia ditangkap setelah memproduksi berbagai jenis dan merek kosmetik tanpa izin edar, serta diduga mengandung zat berbahaya seperti mercury dan hydroquinone. Untuk memasarkan produk kosmetiknya ia mengendorse 4 artis terkenal.

“Subdit Sumdaling (Tipidter) telah melakukan penyitaan terhadap berbagai jenis produk kecantikan, baik merk (yang dibuat) sendiri maupun merk yang sudah beredar,” kata Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombespol Akhmad Yusep Gunawan, Selasa (4/12).

Dari ribuan kosmetik yang disita, ada beberapa kosmetik yang cukup terkenal peredarannya di tengah-tengah masyarakat. Seperti, Kosmetik merk DSC, produk perawatan wajah merk VIVA, lulur mandi Purbasari, perawatan wajah merk Mustika Ratu, sabun Papaya, cream antiseptic merk Sriti, bedak Kelly, bedak marcks, dan lain sebagainya.

Namun, produk tersebut diduga palsu. Alias kandungan yang ada di dalamnya, tak sesuai dengan kandungan yang biasa dimiliki merk tersebut.

“Ini bahan bakunya merupakan dari berbagai merek yang kemudian dikemas ulang, dan dibuat berbagai produk, baik dengan merek yang dibuat sendiri oleh tersangka, maupun menggunakan merek-merek yang sudah beredar,” tegas Yusep.

Beberapa produk serum merk terkenal, serta alat injeksi untuk memasukkan zat pemutih kulit tersebut juga disita jajaran Polda Jatim.

Aksi pemalsuan ini dilakukan oleh satu tersangka yang kesehariannya membuka jasa klinik kecantikan. Ia dibantu sekitar 20 karyawan, yang kesemuanya oleh penyidik Subdit Tipidter hanya ditetapkan sebagai saksi dalam perkara ini.

Hasil penyelidikan terungkap, produk-produk kecantikan tanpa izin edar serta palsu tersebut, sudah terjual hingga puluhan ribu produk. Atas aksinya, tersangka meraup omzet per bulan mencapai Rp300 juta.

“Untuk rata-rata semuanya, untuk omzetnya setiap bulan 300 juta (rupiah) per bulan dari berbagai bentuk jenis kosmetik,” tambah mantan Kapolres Jombang ini.

Usaha ilegal tersebut cukup memberi keuntungan signifikan bagi tersangka, karena hanya butuh waktu dua tahun saja, usahanya itu sudah menghasilkan keuntungan hingga ratusan juta per bulan.

“Produk-produk ini ditawarkan tersangka melalui media sosial, makanya kemajuan sangat pesat. Hanya butuh waktu dua tahun,” tutur Yusep.

Sementara Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofiq Ripto Himawan menambahkan, sejumlah artis ibu kota pun pernah dijadikan endorse untuk produk-produk ilegalnya itu. Sebut saja VV, NK, NR, DJ dan KB. Endorse para public figure ini kemudian dipasang melalui instagram.

Ini dilakukan, kata Yusep, agar konsumen lebih yakin dan tertarik terhadap produk-produk tersangka. “Ada dua yang ia jalankan. Yakni membuka klinik kecantikan dan menjual produk kecantikan. Dua-duanya, dia tidak punya legalitas dan kredibilitas untuk melakukan itu. Cara dia besar dengan menjual produk dan endorse artis, ada enam artis,” kata Rofiq.

Atas perbuatan tersangka, penyidik Polda Jatim menjeratnya dengan pasal 197 jo pasal 166 ayat 1 undang-undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Dengan ancaman 15 tahun penjara, serta denda uang senilai Rp 1,5 miliar,” pungkasnya. (ana/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...