Kamis, 24 Januari 2019 10:40

BPJS Rangkul Ratusan BUMDes di Bojonegoro untuk Menjadi Peserta

Kamis, 08 November 2018 17:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Eky Nurhadi
BPJS Rangkul Ratusan BUMDes di Bojonegoro untuk Menjadi Peserta
Cotta Sembiring, Deputi Direktur Bidang Perluasan Kepesertaan BPJS kantor pusat (kiri) bersama Agus Supriyanto (tengah) dan Dadang Setiawan (kanan).

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Pusat bekerja sama dengan BPJS Cabang Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan sosialisasi program BPJS ketenagakerjaan bagi para pekerja non formal. Adalah ratusan pengurus BUMDes di Bojonegoro sebagai pesertanya.

Cotta Sembiring Deputi Direktur Bidang Perluasan Kepesertaan BPJS kantor pusat saat di Bojonegoro mengatakan, BPJS telah bekerja sama dengan BUMDes se-Indonesia sebagai penggerak jaminan sosial.

"Sedangkan di Bojonegoro ini karena beberapa desa sudah terdaftar di BPJS ketenagakerjaan, sehingga BUMDes-nya harus kita rangkul juga sebagai peserta untuk memperoleh perlindungan ketenagakerjaan," ujar Cotta, Kamis (08/11/18).

Sambung dia, kalau anggota BUMDes di Bojonegoro ini serentak ikut mendaftarkan, maka ada sekitar 3.000 lebih peserta yang akan tercover dalam program BPJS ketenagakerjaan.

"Di Bojonegoro ada 419 desa dan 183 desa tercatat memiliki BUMDes, tetapi yang aktif sementara sebanyak 158. Nah, ini yang akan kita kedepankan dulu. Harapannya anggota BUMDes tahu dan memahami program ini, karena sudah jelas manfaatnya, juga akan memberikan kenyamanan dalam bekerja," paparnya.

Dia menegaskan, secara amanat undang-undang bahwa setiap pekerja baik formal maupun non formal harus mendapatkan program BPJS ketenagakerjaan ini. Karena itu, ia berharap seluruh BUMDes bisa tercover program tersebut.

Ia khawatir jika suatu saat terjadi musibah yang tidak diinginkan hingga berujung pada kematian, akan terjadi polemik. Pasalnya, satu sisi ada karyawan yang mendapatkan bantuan karena tercover BPJS, sedangkan lainnya belum.

"Nah, dari sini bisa memunculkan opini diskriminasi. Selain itu kita sebagai lembaga yang ditunjuk berarti kurang maksimal melakukan sosialisasi. Maka dari itu saya berharap program ini dijadikan langkah strategis untuk menjamin kenyamanan dalam bekerja di desa," tuturnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Bojonegoro Agus Supriyanto juga memendorong semua pekerja baik formal maupun informal di Bojonegoro mengikuti program BPJS. Kata dia, karena manfaatnya sudah jelas.

"Yang penting keikutsertaan BPJS ini tidak mengikuti arahan undang-undang, tetapi ikut BPJS untuk perlindungan diri sendiri. BPJS dengan kami sanggup terus melakukan sosialisasi ke desa-desa. Kami diundang tanpa surat saja datang kok," ucapnya.

Senada diungkapkan Dadang Setiawan, Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro, sosialisasi kepada BUMDes maupun para pekerja informal lainnya akan terus dilakukan ke depannya.

"Jadi kami bersama dinas PMD, Disnaker maupun instansi lainnya akan terus bekerja sama melakukan sosialisasi program ini. Bahkan jika ada desa yang ingin mengundang, kami selalu siap," katanya menambahkan. (nur/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...