Rabu, 27 Januari 2021 17:24

Program 1.000 Sumur Bor Pemkab Gresik Disorot: Biaya Mahal, Hasil Tak Sesuai Harapan

Minggu, 04 November 2018 18:57 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Program 1.000 Sumur Bor Pemkab Gresik Disorot: Biaya Mahal, Hasil Tak Sesuai Harapan
Kades Betoyo Kauman M. Ali Mansur saat menunjukkan sumur bor hasil buatan desa yang lebih baik ketimbang sumur bor bantuan pemkab. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Program 1.000 sumur bor yang digagas Bupati Sambari Halim Radianto untuk mengatasi kekeringan di wilayah pelosok disorot warganya.

Pasalnya, sejumlah desa yang menerima bantuan sumur bor tersebut mengungkapkan bahwa program tersebut sia-sia karena airnya tak keluar. 

"Kalau pun keluar, airnya tak sesuai dengan yang diinginkan warga. Air rasanya asin, karena pengeborannya terlalu dangkal," ujar Kades Betoyo Kauman, Kecamatan Manyar, M. Ali Mansur kepada sejumlah wartawan di kantor desa setempat, Minggu (4/11/2018).

Selain itu, biaya program yang pengerjaannya dilakukan oleh rekanan yang ditunjuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) itu juga bor dinilai terlalu mahal. "Bantuan itu bukan berupa uang, tapi fisik sumur dan perangkatnya senilai Rp 200 juta," kata Ali Mansur.

Menurutnya, kedalaman sumur bor itu hanya 110 meter. Padahal, Desa Betoyo Kauman juga membuat sumur sama dengan kedalaman 200 meter, namun hanya membutuhkan biaya Rp 125 juta.

"Dan, hasil airnya lebih baik. Jadi, biaya yang dikeluarkan DPUTR untuk sumur bor lebih mahal, tapi hasilnya tak bagus. Sementara sumur yang kami buat dengan biaya lebih murah hasilnya lebih bagus," ungkapnya.

"Sumur bor yang kami buat saat ini sudah bisa mengaliri 400 sambungan rumah (SR). Biaya pemakaian sangat murah Rp 3.000 per kubik," urainya.

"Program Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (Hippam) saat ini dikelola BUMDes untuk sumber Pendapatan Asli Desa," sambungnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...