Minggu, 23 Februari 2020 17:23

Wanita Kalap Bacok dan Tusuk Murid TK, 14 Terkapar

Jumat, 26 Oktober 2018 23:21 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
Wanita Kalap Bacok dan Tusuk Murid TK, 14 Terkapar
Murid TK dievakuasi karena terluka tusuk atau iris. foto: mirror.co.uk

CHONGQING, BANGSAONLINE.com – Wanita kalap bersenjatakan pisau dapur membacoki dan menusuk murid-murid sekolah Taman Kanak-Kanak Xinshiji, Distrik Banan, di barat daya kota Chongqing, China. Perbuatannya membuat 14 anak-anak terkabar bersimbah darah.

Pelaku yang diidentifikasi dengan nama belakang Liu (39) itu mendatangi pintu gerbang masuk Taman Kanak-Kanak, ketika murid-murid kembali dari olahraga pagi.

Kini anak-anak korban kejahatannya dibawa ke rumah sakit yang mayoritas dalam kondisi serius. Beberapa kantor berita di China mengklaim bahwa dua dari anak-anak itu telah meninggal.

Liu akhirnya dibekuk penjaga dan staf di taman kanak-kanak. Polisi saat ini sedang menyelidiki motif serangan itu. Tersangka wanita itu dilaporkan memberi tahu polisi bahwa dia diperlakukan buruk oleh pemerintah China, menurut media setempat.

Setelah kejadian itu, tayangan yang menyedihkan menunjukkan anak-anak lelaki dan perempuan yang berlumuran darah dibawa keluar gerbang depan, sementara orang dewasa tercengang. Satu anak laki-laki tampaknya luka pipi teriris, sementara seorang gadis kecil menutupi wajahnya dengan darah.

Wanita itu berpakaian merah, berulang kali ditonjok dan ditendang saat dia dibawa pergi oleh pihak berwenang.

Kejahatan yang kejam jarang terjadi di China dibandingkan dengan banyak negara lain, terutama di kota-kota besar di mana keamanan ketat, tetapi telah ada serangkaian serangan pisau dan kapak dalam beberapa tahun terakhir, banyak yang menargetkan anak-anak.

Serangan seperti itu sering disalahkan pada orang dengan penyakit mental atau yang memiliki keluhan pribadi. Pisau paling sering digunakan, karena kontrol senjata sangat ketat di China.

Pada bulan September, China menghukum mati seorang pria karena membunuh sembilan siswa dan melukai 11 orang dalam serangan pisau di sebuah sekolah menengah di provinsi tengah Shaanxi. Zhao Zewei dibunuh oleh regu tembak karena mengamuk di bekas sekolahnya.

Pelari berusia 28 tahun itu melancarkan serangan balas dendam karena dia marah atas "kemalangannya" dalam hidup, termasuk di-bully di sekolah ketika dia lebih muda, kata pengadilan.

China tidak merilis angka resmi untuk jumlah orang yang dieksekusi setiap tahun, tetapi kelompok hak asasi manusia memperkirakan lebih banyak yang dihukum mati daripada gabungan semua negara lain.

pelaku diamankan. 

Sumber: mirror.co.uk
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...