Jumat, 19 April 2019 16:24

Anedizer Karya Siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo Torehkan Prestasi Tingkat Internasional

Jumat, 19 Oktober 2018 23:01 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Anedizer Karya Siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo Torehkan Prestasi Tingkat Internasional
Faza Ghulam Ahmad, Muhammad Fadel Firnanda, Syarif Ilzami, Defriska Naura, dan Kanza Aulia saat mempraktikan cara kerja Anedizer.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Anedizer (Ambulance Stretcher Stabilizer) karya siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo kembali menorehkan prestasi. Prototipe alat pengangkut pasien di ambulans tersebut berjaya di Guangzhou, Tiongkok.

Karya anak-anak Smamda Sidoarjo tersebut dinobatkan sebagai runner-up dalam Apicta Award yang digelar di Guangzhou 9-13 Oktober kemarin.

Meski berstatus juara dua, para siswa dan sekolah merasa sangat bangga. Sebab event internasional itu cukup bergengsi dengan peserta dari 16 negara berbeda.

Apalagi, sebelumnya Anedizer juga menyabet juara 1 lomba tingkat nasional Amikom ICT Award yang digelar di Yogyakarta, September 2018 lalu.

Prototipe stretcher anti guncangan itu merupakan karya dari kelompok siswa Smamda yang terdiri dari Faza Ghulam Ahmad, Muhammad Fadel Firnanda, Syarif Ilzami, Defriska Naura, dan Kanza Aulia.

"Butuh waktu sekitar lima bulan pembuatan karya ini. Tapi dananya murah, tidak sampai Rp 1 juta," ujar Faza sambil menunjukkan karyanya bersama rekan-rekannya, Jumat (19/10).

Diceritakan, ide pembuatan karya ini bermula saat dia bersama beberapa rekannya kerap melihat mobil ambulans melaju kencang di jalan raya untuk membawa pasien agar cepat sampai ke rumah sakit.

Ketika jalanan sedang ramai, ambulan pun terlihat harus zig-zag ke kanan-kiri menghindari kendaraan lain. Tentu kondisi itu berpengaruh terhadap pasien yang sedang diangkut.

Apalagi mobil melaju dalam kecepatan tinggi, tentu juga mengakibatkan posisi pasien yang sedang diangkut ikut goyang atau mering ke kanan dan kiri ketika dalam perjalanan.

Ditambah lagi banyaknya jalan bergelombang, jalan rusak, dan sebagainya, kondisi pasien jelas terguncang.

"Dari situ kami berpikir bagaimana membuat alat agar posisi pasien tetap stabil meski ambulans yang mengangkutnya melaju kencang, belok kanan-kiri, dan saat melintasi jalan bergelombang," urai siswa kelas XII tersebut.

Kemudian, ketemulah ide dengan mengadopsi teknologi gimbal kamera seperti yang sedang banyak dipakai oleh para vlogger. Dengan gimbal, posisi kamera tetap stabil meski dipakai jalan dan naik-turun.

Untuk mengaplikasikan itu ke stretcher, pertama dibuat programnya. Dari situ, lantas lima siswa tersebut merangkai prototipe stretcher dalam bentuk kecil menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat.

Alat angkut pasien itu lantas dipasangi sensor untuk mendeteksi tingkat kemiringannya. Sensor kemudian menggerakkan stabilizer untuk menyemimbangkannya.

"Bisa dibilang, komponen utamanya adalah sensor IMU dan Arduino," tandas Fadel sambil menunjukkan sistem kerja alat yang dirancangnya itu.

Sekitar lima bulan, proyek pembuatan prototipe rampung. Kemudian dibawa ke Jogja dalam lomba nasional Amikom ICT Award. "Alhamdulillah juara satu," sambungnya.

Dari sana, karya para siswa untuk pasien yang dalam perjalanan menggunakan ambulans ini lantas kembali diikutkan pada lomba tingkat internasional di Guangzhou. Lagi-lagi berjaya, dengan predikat Merit atau juara dua. (cat/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...