Jumat, 19 Oktober 2018 23:53

Masya Allah! Sembilan Gigi Tumbuh di Dalam Otak

Rabu, 10 Oktober 2018 20:23 WIB
Editor: choirul
Masya Allah! Sembilan Gigi Tumbuh di Dalam Otak
tulang gigi yang diambil dari otak yang selembut tahu. foto: mirror.co.uk

HANGZHOU, BANGSAONLINE.com - Para dokter di Universitas Kedokteran Zhejiang di Hangzhou, Cina, mengoperasi seorang anak laki-laki berusia 5 tahun, dikarenakan dia mengeluhkan sakit kepala tak tertahankan. Melihat dari hasil scan kepala, awalnya dokter mendiagnosa ada cairan atau hydrosefalus dan benda asing, dekat batang otak.

Namun dokter dibuat terheran-heran, karena ada benda asing yang berada di tengah otak anak itu. Setelah dilakukan operasi memecah batok kepala dan mengambil benda asing itu, barulah diketahui itu adalah gigi. Ini terjadi karena struktur tulang yang terbentuk pada tumor langka yang tidak terdeteksi sejak kelahirannya.

Awal pendeteksian sakit ini, ketika orang tua anak ini mendapati dia terjatuh, muntah dan mengeluh kepalanya sangat sakit.

Scans mengungkapkan hidrosefalus - terdapat air pada otak - serta benda-benda berdensitas tinggi di dekat batang otaknya.

Dr Shen Zhipeng, Rumah Sakit Anak dari Universitas Kedokteran Zhejiang di Cina bagian timur, melakukan MRI, yang mengungkapkan ada benda-benda terbentuk dari tulang di otaknya.

Dalam kraniotomi yang berlangsung hingga enam jam, Dr Shen melepas sembilan gigi dari otak anak itu dan kemudian mendiagnosisnya dengan tumor sel germinal yang dikenal sebagai teratoma.

Dr Shen berkata: "Otak manusia itu halus seperti tahu, apalagi kalau milik anak itu. Mengambil gigi seperti Itu seperti memetik tulang dari telur mentah. Itu adalah operasi yang sangat rumit. Semua orang menyadari bahwa leukemia adalah kanker yang paling umum ditemukan pada anak-anak, tetapi kasus kedua adalah tumor sistem saraf pusat.”

"Dari tumor sistem saraf pusat, teratoma jarang terjadi dan hanya ditemukan sekitar 5 persen pada anak-anak, dan 10 persen pada kasus orang dewasa. Penyakit ini sangat sulit untuk dideteksi sejak dini, tetapi ketika ditemukan, pasien sering menderita hidrosefalus yang serius.”

"Ketika seorang anak mulai menunjukkan gejala seperti sakit kepala dan muntah, sebagian besar reaksi pertama orang tua adalah beralih ke penyakit dalam atau gastroenterologi - tetapi sebenarnya disebabkan oleh tumor otak."

Dr Shen menyarankan orang tua harus mempertimbangkan pemindaian otak jika anak-anak mereka terus muntah hingga empat minggu.

Sumber: mirror.co.uk
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...