Minggu, 21 April 2019 17:58

Karapan Sapi Ramaikan HUT Bangkalan ke-487

Senin, 08 Oktober 2018 00:04 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
Karapan Sapi Ramaikan HUT Bangkalan ke-487
Bupati Bangkalan Ra Latif dan istri berfoto bersama wisatawan dari Pakistan seusai menonton karapan sapi.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Bangkalan ke-487, Pemkab Bangkalan menggelar lomba Karapan Sapi di Stadion Sapi Moh. Noer Sekkep Bangkalan, Minggu (07/10/2018).

Sebanyak 48 sapi yang ekerap (diadu lari) ini merupakan hasil seleksi delapan Kecamatan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Bangkalan Madura,

Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Imron mengatakan bahwa lomba Karapan Sapi dalam setiap momentum HUT Bangkalan tidak pernah absen digelar. "Karena Karapan Sapi merupakan budaya asli Madura yang sudah turun-temurun alias warisan nenek moyang. Bahkan saat ini wisatawan asing sudah banyak yang tertarik," ucapnya.

Ra Latif, sapaan Bupati Bangkalan menambahkan, ke depan Pemerintah Bangkalan akan meningkatkan Karapan Sapi sebagai lomba paket wisata.

Kepala Disbudpar Kabupaten Bangkalan Lilik Setya Mukti mengamini pernyataan Bupati Bangkalan. Menurutnya, melalui kerapan sapi ini pihaknya juga mempromosikan berbagai kebudayaan dan destinasi wisata lainnya yang ada di Bangkalan.

"Baik itu wisata alamnya, wisata kulinernya dan wisata lainnya, sehingga masyarakat lokal utamanya wisatawan domestik atau mancanegara banyak pilihannya saat ke Bangkalan," tegasnya.

Dengan semakin banyaknya wisatawan yang masuk ke Bangkalan, ia yakin, selain dapat melestarikan nilai budaya juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Sehingga kesejahteraan masyarakat Bangkakan akan semakin meningkat pula.

Pantauan BANGSAONLINE.com, banyak masyarakat yang menonton Karapan Sapi di HUT Bangkalan ke-487. Hal ini sebagai bukti bahwa wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara senang dan tertarik dengan budaya tersebut.

Negara-negara yang menyaksikan karapan sapi tersebut diantaranya datang dari Pakistan, China, Madagaskar dan negara Eropa lainnya. (uzi/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...