Kamis, 22 Agustus 2019 21:21

Karapan Sapi Ramaikan HUT Bangkalan ke-487

Senin, 08 Oktober 2018 00:04 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
Karapan Sapi Ramaikan HUT Bangkalan ke-487
Bupati Bangkalan Ra Latif dan istri berfoto bersama wisatawan dari Pakistan seusai menonton karapan sapi.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Bangkalan ke-487, Pemkab Bangkalan menggelar lomba Karapan Sapi di Stadion Sapi Moh. Noer Sekkep Bangkalan, Minggu (07/10/2018).

Sebanyak 48 sapi yang ekerap (diadu lari) ini merupakan hasil seleksi delapan Kecamatan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Bangkalan Madura,

Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Imron mengatakan bahwa lomba Karapan Sapi dalam setiap momentum HUT Bangkalan tidak pernah absen digelar. "Karena Karapan Sapi merupakan budaya asli Madura yang sudah turun-temurun alias warisan nenek moyang. Bahkan saat ini wisatawan asing sudah banyak yang tertarik," ucapnya.

Ra Latif, sapaan Bupati Bangkalan menambahkan, ke depan Pemerintah Bangkalan akan meningkatkan Karapan Sapi sebagai lomba paket wisata.

Kepala Disbudpar Kabupaten Bangkalan Lilik Setya Mukti mengamini pernyataan Bupati Bangkalan. Menurutnya, melalui kerapan sapi ini pihaknya juga mempromosikan berbagai kebudayaan dan destinasi wisata lainnya yang ada di Bangkalan.

"Baik itu wisata alamnya, wisata kulinernya dan wisata lainnya, sehingga masyarakat lokal utamanya wisatawan domestik atau mancanegara banyak pilihannya saat ke Bangkalan," tegasnya.

Dengan semakin banyaknya wisatawan yang masuk ke Bangkalan, ia yakin, selain dapat melestarikan nilai budaya juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Sehingga kesejahteraan masyarakat Bangkakan akan semakin meningkat pula.

Pantauan BANGSAONLINE.com, banyak masyarakat yang menonton Karapan Sapi di HUT Bangkalan ke-487. Hal ini sebagai bukti bahwa wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara senang dan tertarik dengan budaya tersebut.

Negara-negara yang menyaksikan karapan sapi tersebut diantaranya datang dari Pakistan, China, Madagaskar dan negara Eropa lainnya. (uzi/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...