Kamis, 19 September 2019 20:32

Sempat Tampil di Asian Games, Atlet Paralayang Kota Batu Turut jadi Korban Gempa Palu

Selasa, 02 Oktober 2018 18:53 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Tuhu Priyono
Sempat Tampil di Asian Games, Atlet Paralayang Kota Batu Turut jadi Korban Gempa Palu
Ardhi Kurniawan semasa hidup. foto: ist

BATU, BANGSAONLINE.com - Ardhi Kurniawan, salah satu atlet paralayang dari Kota Batu, turut menjadi korban gempa di Palu. Ia diketahui meninggal dunia usai Hotel Roa-Roa tempatnya menginap roboh dan menimpa dirinya.

Kabar meninggalnya Ardhi sontak saja membuat keluarganya kaget. Kabar itu diterima keluarga pada Selasa pagi, saat melihat tayangan berita di televisi.

“Kita tidak menyangka Ardhi juga turut menjadi korban. Tapi melihat kehancuran hotel tempatnya menginap, rasanya hanya mukjizat dia bisa selamat,” ujar Heru, salah seorang rekan atlet paralayang Kota Batu.

Ia menambahkan, sebelum berangkat ke Palu pihak keluarga dan rekan-rekan tak memiliki firasat apapun juga.

“Hanya dia sempat bilang ingin istirahat dulu karena kemarin ikut Asian Games. Katanya mau menyelesaikan rumah, kebetulan dia sedang membangun rumah di Pandesari Pujon,” jelas Heru saat takziah di kediaman Ardhi di Jalan Trunojoyo, Gang 3, Songgokerto, Kota Batu, Selasa (2/10).

Ia mewakili pihak keluarga Ardhi Kurniawan juga mengaku telah pasrah, bagaimanapun keadaan jasad Ardhi apakah dapat dibawa pulang ke Kota Batu atau tidak. “Tapi harapannya memang bisa dipulangkan ya meskipun kecil,” bebernya sambil terisak dan sesekali mengusap air matanya.

Ardhi Kurniawan menjadi salah atlet paralayang yang ikut berkompetisi di Kejuaraan internasional paralayang di Kota Palu. Ia diketahui bersama dengan dua atlet paralayang Kota Batu menjadi bagian dari tim paralayang untuk mewakili Jawa Timur yang berangkat ke Palu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Ardhi Kurniawan ditemukan meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan Hotel Roa-Roa, pada Selasa pagi 2 Oktober 2018. Ia teridentifikasi berkat celana hijau yang bertuliskan KONI Jawa Timur. (thu/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...