Ribuan warga berebut berkah Bolu Rahayu di Alun-Alun Kabupaten Magetan. foto: ANTON/ BANGSAONLINE
MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan warga Magetan maupun luar Magetan berlomba-lomba berebut berkah bolu rahayu di alun- alun Kabupaten Magetan, Kamis (27/9).
Rebutan bolu tersebut merupakan perayaan tradisi Kabupaten Magetan guna menyambut tahun baru Islam dan peringatan HUT ke- 343 Magetan atau biasa disebut bulan Suro.
BACA JUGA:
- Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam di Magetan Berharap Bantuan Pemerintah
- Motor dan Sandal Ditemukan Terparkir di Jembatan Ngujur Magetan, Pemilik Masih Dicari
- Mudahkan Akses Masuk Kota, Dishub Magetan Mulai Uji Coba Perubahan Arus Lalu Lintas pada 13 April
- 288 Siswa SMP 1 Maospati Ikuti Tes Kemampuan Akademik
"Saya dapet satu karanjang mas, nanti dibawa pulang, biar dapat berkah," kata Anggraini (32) warga Kecamatan Magetan Kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (27/9)
Kirab Nayoko Projo dengan puncak berebut berkah bolu rahayu ini merupakan salah satu ajang untuk melestarikan budaya leluhur Magetan. Warga juga meyakini puluhan roti bolu tersebut membawa berkah karena sebelumnya sudah dibacakan doa.
"Acara ini merupakan tradisi dan agenda rutin warga Magetan yang mewakili semua ciri khas daerah Magetan, seperti roti bolu yang merupakan jajanan tradisional khas Magetan," jelas Bambang Setiawan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan (Disparbudaya) Kabupaten Magetan.
Dikatakan Bambang, sebelum warga berebut bolu rahayu, digelar kirab nayoko projo (Para Pejabat OPD) dengan mengendarai kereta kencana. Mengandung maksud memaknai napak tilas pada zaman kerajaan dahulu di Magetan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




