SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Memperingati Tahun Baru 1440 Hijriah, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Energi Mineral Langgeng (EML) menggelar doa bersama dan santunan yatim piatu, Kamis (20/9/2018) sore.
Bertempat di lokasi pemboran Sumur Eksplorasi ENC-02 di Desa Tanjung Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep, kegiatan yang dikemas secara sederhana tersebut berlangsung khidmat.
BACA JUGA:
- Perkuat Silaturahmi, PHE WMO dan SKK Migas Gelar Safari Ramadhan Bersama Insan Media Jawa Timur
- Lokakarya Media 2025 SKK Migas - KKKS Jabanusa: Workshop Masa Depan Media Lokal
- Serunya Lokakarya Media 2025 SKK Migas - KKKS Jabanusa: Susur Kaki Gunung Merbabu Hingga Workshop
- PHE Catat Laba USD 3,12 Miliar di 2024, Jadi Pilar Energi Nasional di Tengah Tantangan Global
"Kami sengaja memilih pelaksanaan santunan yatim piatu ini pada tanggal 10 Muharram atau dikenal dengan Hari Asyura. Selain untuk menjalankan sunnah Kanjeng Nabi Muhammad SAW, juga untuk memohon doa bagi kelancaran operasi pemboran Sumur ENC-02," kata Public Relation Coordinator EML Nur Hidayat.
Sebagai perusahaan migas yang dimiliki oleh keluarga santri, imbuh Hidayat, pihaknya meyakini bahwa Hari Asyura mempunyai banyak keutamaan.
"Karena itu, kami berharap mendapat cipratan keutamaan Bulan Muharram dan Hari Asyura serta barakah doa yatim piatu untuk kesuksesan operasi pemboran ini," imbuhnya.
Ketua Yayasan Yatim Piatu Al-Ikhlas Desa Tanjung H. Siyamo mengungkapkan, sebagai pengurus yayasan yang menaungi 38 anak yatim piatu, pihaknya menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian EML kepada anak asuhnya.
"Semoga, dengan barakah doa anak-anak yatim tadi, eksplorasi migas ini diberi kelancaran, keberhasilan dan memberikan manfaat untuk masyarakat," harap pensiunan guru ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




