Selasa, 20 April 2021 05:37

Kenapa Mbah Wahab Memilih Nama Ansor, Begini Nusron Menafsiri

Minggu, 14 September 2014 14:41 WIB
Editor: Nur Faishal
Kenapa Mbah Wahab Memilih Nama Ansor, Begini Nusron Menafsiri
Pelantikan PW GP Ansor di kantor PWNU Jatim, Minggu (14/9/2014). foto: nur faishal/Bangsa Online

SURABAYA (bangsaonline) - Banyak organisasi kepemudaan mengekorkan namanya kepada organisasi induk. Tapi tidak dengan Ansor, organisasi kepemudaan NU. Ia tidak disebut dengan nama Gerakan Pemuda Nahdlatul Ulama.

Ihwal penamaan ini Ansor ini disinggung Ketum PP GP Ansor Nusron Wahid, saat memberikan kata sambutan di acara pelantikan PW GP Ansor Jatim, di kantor PWNU Jatim, Minggu (14/9/2014). "Saya bertanya-tanya, kenapa Mbah Wahab Chasbullah mendirikan organisasi ini dengan nama Ansor, kenapa bukan Pemuda Nahdlatul Ulama, seperti Pemuda Muhammadiyah," kata dia.

Padahal, kata Nusron, jika ditelisik dari sisi sejarah Islam, kaum Ansor di masa Rasulullah tidak hanya terdiri dari para pemuda, tapi banyak juga kaum tua berada di kelompok para penolong Rasul menyebarkan Islam ini. "Setelah saya berpikir, ternyata Ansor adalah satu-satunya organisasi yang namanya disebut di dalam Alquran," kata Nusron setengah berkelakar.

Ia kemudian menukil bunyi salah satu ayat Alquran yang di dalamnya terdapat kalimat 'anshorullah'. "NU saja tidak disebut di dalam Alquran. Hanya kata 'ulama' saja disebut-sebut, tapi kata 'nahdlah'nya tidak," ujar Nusron menafsiri. Ia juga menyitir bunyi hadis yang menyebutkan siapa yang mencintai kaum anshor maka akan dicintai Allah. Begitu juga sebaliknya jika membenci kaum anshor maka akan dibenci Allah.

Tentu saja tafsiran dan Nusron tentang nama Ansor yang dipilih Mbah Wahab tersebut sebagai tafsiran setengah bercanda. Itu disampaikannya sebagai penyemangat kepada para pengurus Ansor Jatim yang baru dilantik dalam melaksanakan amanah.

"Kami siap menjadi garda terdepan untuk memperjuangkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah, Islam Rahmatan lil Alamin, Islam Nusantara, dengan komando Nahdlatul Ulama," ujar politisi Golkar yang kini berseteru dengan Ketum Golkar Aburizal Bakrie itu.

BACA JUGA : 

Begini Pesan Gus Yani dalam Pelantikan Pengurus Ansor Gresik

Mengenang 133 Tahun Kiai Wahab Chasbullah, Ini Kenangan Ning Fitri

Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Kopi Sambung Langit Produksi Ansor Sekaran Terjual hingga ke Lampung

Keren, Ansor Tuban Punya Minimarket Sendiri, Rencananya Buka di Tiap Kecamatan

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...