Suasana eksplorasi yang dilakukan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Energi Mineral Langgeng (EML) di kawasaan Desa Tanjung Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Madura. Foto: istimewa
Sementara itu, pengurus Takmir Musala Miftahul Khoiri Akhmad Dahlal mengungkapkan, masyarakat di sekitar lokasi Sumur ENC sudah menganggap EML sebagai saudara. "Bagi kami yang tinggal paling dekat dengan lokasi, ini bukan qurban pertama yang kami terima. Sejak 2012, masyarakat kami tiap tahun menerima bantuan qurban dari EML," tutur Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung ini.
Upacara Bendera
Sebelumnya, pekerja di lokasi pemboran eksplorasi Sumur ENC-2 di Desa Tanjung juga menggelar upacara bendera dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2018 lalu. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 70 pekerja lokal yang ada di lokasi.
Kegiatan tersebut digelar untuk menanamkan kecintaan kepada tanah air dan menguatkan spirit nasionalisme di kalangan pekerja. Apalagi, EML adalah perusahaan nasional yang dimiliki oleh putra Jawa Timur sendiri.
Meski digelar dalam suasana yang sangat sederhana, namun upacara bendera tersebut tetap berlangsung secara khidmat. "Kami merasa punya tanggung jawab moral juga untuk mengibarkan bendera merah putih di lokasi pemboran sumur ENC-2," pungkas Hidayat.(tim)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




