Jumat, 19 Juli 2019 22:19

Bupati Malang Buka Workshop Tata Kelola Dana Desa

Senin, 13 Agustus 2018 17:45 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
Bupati Malang Buka Workshop Tata Kelola Dana Desa

MALANG, BANGSAONLINE.com - Workshop Hasil Evaluasi Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes dibuka Bupati Malang Rendra Kresna di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (13/8)

Workshop diikuti oleh para kepala desa dan para camat se-Kabupaten Malang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam itu menghadirkan sejumlah pembicara di antaranya Romli M. Sihombing (Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP) dan Eduard (Auditor KPK).

Workshop kali ini mengambil tema, “Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa yang Partisipatif, Transparan dan Akuntabel dengan Menggunakan Aplikasi Siskeudes."

Sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka sebagai tindaklanjutnya juga telah dilaksanakan berbagai program kebijakan dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk salah satunya menjadi fokus perhatian adalah berkaitan dengan Dana Desa.

"Dana Desa di Kabupaten Malang, dalam pengelolaan dan pemanfaatannya terus diupayakan agar benar-benar efektif dan tepat sasaran," ucapnya.

Sebagai informasi, untuk Tahun Anggaran 2018 ini telah ditetapkan dengan Peraturan Bupati Malang Nomor 7 Tahun 2018 tentang Besaran dan Prioritas Penggunaan Dana Desa TA 2018. Di mana secara rata-rata untuk masing-masing desa di Kabupaten Malang mendapatkan dana sebesar Rp 831.257.429,-, dengan alokasi tertinggi diterima Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang sebesar Rp 1.167.989.000,- dan terendah diterima Desa Suwaru, Kecamatan Pagelaran sebesar Rp 682.836.000.

Ia berharap aplikasi Siskeudes ini dapat diterapkan dengan baik oleh semua desa di wilayah ini. Selain dalam rangka untuk memaksimalkan pengelolaan, menjadikan keuangan desa semakin akuntabel dan transparan, mengakselerasi pencapaian target pembangunan.

"Diminta kepada seluruh masyarakat desa untuk berpartisipasi aktif mengingat mereka menjadi komponen mayoritas," jelasnya.

Dia juga mengajak, semua perangkat desa untuk terus berinovasi untuk kemajuan, mungkin menjadi representasi yang menarik guna memacu semangat semua untuk terus berupaya maksimal meraih cita-cita dan kesuksesan bersama.

Melalui workshop ini, tentu akan sangat bermanfaat dalam rangka menyamakan visi diantara para aparatur sehingga dalam pelaksanaannya tidak terdapat penyimpangan dan dapat saling menyokong sebagai sebuah kesatuan pelaksana pembangunan di Kabupaten Malang. 

"Mari kita manfaatkan momentum ini agar nantinya pembangunan kawasan perdesaan di Kabupaten Malang dapat berjalan sesuai harapan," turupnyai. (thu/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...