Kamis, 04 Juni 2020 17:53

Resmikan Air Bersih di Ujungpangkah, Bupati Sambari: CSR PGN Saka Masih Belum Maksimal

Kamis, 02 Agustus 2018 17:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Resmikan Air Bersih di Ujungpangkah, Bupati Sambari: CSR PGN Saka Masih Belum Maksimal
Bupati Sambari bersama petinggi PGN Saka saat meresmikan Hippam Selo di Desa Pangkahkulon. foto: SYUHUD A/BANGSAONLINE.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - PGN Saka membangun fasilitas air bersih di empat desa Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, yang masuk wilayah ring 1 perusahaan. Pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR). Keempat Desa itu yakni Pangkahkulon, Pangkahwetan, Banyuurip dan Ngemboh.

Masing-masing prasarana air bersih itu diresmikan pada Kamis (2/8/2018), di Desa Pangkahkulon. Fasilitas air bersih berkapasitas 75.000 liter itu mampu menyalurkan air bersih ke 616 sambungan rumah tangga (SR) dengan total panjang pipa 12.200 meter.

Selanjutnya, sarana dan prasarana air bersih akan dikelola oleh empat Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) yang dipilih secara partisipatif di masing-masing desa.

Menurut Vice President Government Relations & Social Responsibility PGN Saka, Purwanto Nugroho, pembangunan fasilitas air bersih tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Kecamatan Ujungpangkah. "Semoga bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Sementara Kepala Desa Pangkahkulon Ahmad Fauron menyambut baik upaya PGN Saka dalam membantu menyediakan fasilitas air bersih untuk masyarakat. Dia menceritakan, bahwa sebelumnya terdapat dua dusun di Desa Pangkahkulon yang krisis air bersih sehingga harus membeli dengan harga mahal.

"Kami berharap lebih banyak lagi masyarakat yang menerima manfaat," harapnya.

Sementara Bupati Sambari yang hadir dalam peresmian berharap penyaluran CSR dilakukan secara maksimal ke masyarakat, khususnya di ring satu perusahaan. "Menurut saya, penyaluran CSR PGN Saka masih belum maksimal, harusnya dikoordinasikan dulu dengan Pemkab," terangnya.

"CSR itu wajib, tanpa harus diminta harus disalurkan. CSR PGN Saka sampai saat ini belum maksimal penyalurannya," ungkapnya.

Karena itu, ia  meminta agar penyaluran CSR dikoordinasikan ke Pemda terlebih dahulu. "Itu dilakukan agar Pemda bisa memonitor dan memantau apakah hak masyarakat sudah dirasakan. Pemda tidak akan mengambil hak CSR. Selain agar dapat memonitor, pemerintah akan membantu dalam penyalurannya," paparnya.

Pernyataan bupati itu diamini oleh tokoh masyarakat Ujungpangkah, Abdul Latif. "Ke depannya saya berharap penyalurannya lebih baik dan optimal," pungkasnya. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...