Sabtu, 23 Februari 2019 18:41

Kekurangan Guru dan Siswa, ​Kepala Sekolah Curhat ke Plt Wali Kota Malang dan Kadiknas

Rabu, 11 Juli 2018 22:22 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Iwan Irawan
Kekurangan Guru dan Siswa, ​Kepala Sekolah Curhat ke Plt Wali Kota Malang dan Kadiknas
Sutiaji, Plt. Wali Kota Malang, saat memberikan arahan kepada Kepala sekolah se Kota Malang, di aula SMKN 2 Malang, Rabu (11/07). Foto : Iwan Irawan/BANGSAONLINE.

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Kekurangan guru masih berlangsung di tahun 2019. Banyaknya guru yang pensiun ditambah perlunya tenaga tambahan guru pendamping khusus (GPK) serta sekolah swasta yang masih kesulitan mencari murid menjadi keluhan sejumlah kepala sekolah.

Keluhan itu didengar sendiri oleh Plt. Wali Kota Malang Sutiaji saat melakukan rapat koordinasi (rakor) guru se-Malang Kota, bertempat di aula SMK Negeri 2 Malang, Rabu (11/07).

Ida Ayu, pengawas sekolah Inklusif mengeluhkan bahwa dirinya mesti mempersiapkan guru dan komponen lainnya sebelum melakukan penerimaan siswa ABK (anak berkebutuhan khusus).  "Agar bisa berjalan sesuai tujuan dan keinginan semua pihak," kata Ida.

Lain halnya dengan Cipto Yuwono, mantan Kepala SDN Lowokwaru 3 ini merasa tugas dan tanggungjawab seorang kepala sekolah sangat besar. "Sehingga membutuhkan perhatian dan support dari Kepala daerah. Terutama perihal banyaknya guru memasuki pensiun di tahun 2019," tegasnya.

Sementara Agus Suharnanta, Kepala SD Kartika 4 mengeluhkan sulitnya mencari siswa. Padahal sekolahnya sudah berperingkat 11 di Kota Malang. "Hal ini mesti ada perhatian serius Pemkot Malang," kata Agus.

Menanggapi keluhan tersebut, Sutiaji dengan lugas dan tegas menyampaikan akan ada penambahan guru. Tapi hal itu, mesti menyesuaikan kebijakan Menpan RB, lantaran kuota yang diberikan hanya 200 orang. 

"Kami juga sudah menyampaikan ke Sekkota, untuk bisa mengajukan tambahan.

Pihaknya mengakui bahwa Kota Malang kekurangan sebanyak 500 guru di tahun 2018 ini. Serta ada 15 Sekolah yang tidak ada kepala sekolahnya. "Itu rencananya akan segera terisi sesuai kompetensinya. Di sisi lain, untuk memacu kinerja ASN (guru), kami tengah memproses pencairan uang makan Rp 20.000/hari selama 4 bulan ke depan sesuai UU yang mengatur di dalamnya," jelas pemenang Pilwali 2018 ini.

"Mengenai guru inklusif, kita akan mengevaluasi sekiranya memang dibutuhkan penambahan. Diknas akan meninjau untuk perimbangan sesuai kebutuhan sekolah. Terpenting,  Sekolah bisa mewujudkan kognitif, afektif serta psikomotorik siswa didukung dengan kebijakan lokal. Sehingga bisa memunculkan karakteristik anak menjadi positif, kuat dan berprestasi," ujarnya.

Zubaidah, Kepala Diknas Kota Malang menambahkan pihaknya sudah mempersiapkannya solusi lewat bank sekolah terkait kekurangan guru sebanyak 500 orang. (iwa/thu)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Februari 2019 12:01 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT capres kedua telah digelar dengan segala kehormatannya pada 17 Februari 2019. Riuh tepuk tangan dan sorakan terdengar di setiap kerumunan sebagai lahan hiburan politik yang sangat komunalistik. Saya sendiri menepikan dir...
Sabtu, 23 Februari 2019 12:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...