Sabtu, 23 Februari 2019 18:52

Pecahkan Rekor MURI, Penguatan Pendidikan 1000 Guru Secara Estafet i 14 Kabupaten/Kota

Rabu, 11 Juli 2018 17:26 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Ronny Suhartomo
Pecahkan Rekor MURI, Penguatan Pendidikan 1000 Guru Secara Estafet i 14 Kabupaten/Kota
Penyerahan rekor Muri di lantai 3 gedung KH. M. Yusuf Hasyim pesantren Tebuireng Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pelatihan penguatan pendidikan karakter yang diikuti 1000 guru secara estafet memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).

Pelatihan tersebut digelar oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk melalui Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI).

Pelatihan tersebut digelar di 14 kota/kabupaten secara estafet. Dimulai pada 13 September 2017 di Tanjungpriok Jakarta dan berakkhir di pondok pesantren Tebuireng Jombang, Rabu (11/7/2018).

"Jadi sudah 14 lokasi. Nah, pelatihan ke014 ini kita gelar di pesantren Tebuireng," ujar Ketua Umum Charoen Pokphand Foundation Indonesia Thomas Effendi di lokasi acara.

Dari 14 lokasi tersebut peserta yang ikut seribu orang lebih. Mereka mendapatkan materi khusus tentang pendidikan karakter dari tim fasilitator yang berasal dari Fakultas Psikologi Universtas Diponegoro (Undip) Semarang.

Thomas menjelaskan, program BPG (Bahkti Pada Guru) tersebut diambil dari dana CSR (Corporate Social Responsibility) PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Bukan hanya di pulai Jawa, program pelatihan itu juga menyasar kawasan Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, serta Nusa Tenggara.

Pada kesempatan itu, senior Manager MURI Yusuf Ngadri menyerahkan piagam penghargaan kepada Thomas Effendi. Selain itu, Yusuf juga menerahkan buku dari MURI kepada Ketua Umum Charoen Pokphand Foundation Indonesia tersebut.

Yusuf mengatakan, peserta pelatihan guru secara bersambung yang digelar Charoen Pokphand Foundation Indonesia paling banyak.

"Tercatat, sebanyak 1.091 guru mengikuti acara tersebut. Jumlah itu merupakan akumulasi dari 14 kegiatan yang digelar sejak September 2017," kata Yusuf saat menyerahkan penghargaan.

Thomas Effendi menambahkan, program BPG di Jombang digelar selama dua hari, yakni 11-12 Juli 2018 di aula KH Yusuf Hasyim pesantren Tebuireng. Selama dua hari itu, jumlah peserta sebanyak 110 orang. Mereka adalah para guru SD dan SMP sederajat yang ada di Jombang. (ony/dur)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Februari 2019 12:01 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT capres kedua telah digelar dengan segala kehormatannya pada 17 Februari 2019. Riuh tepuk tangan dan sorakan terdengar di setiap kerumunan sebagai lahan hiburan politik yang sangat komunalistik. Saya sendiri menepikan dir...
Sabtu, 23 Februari 2019 12:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...