Minggu, 09 Agustus 2020 06:54

Parade Budaya dan Mobil Hias Sedot Perhatian Ribuan Masyarakat Kediri

Senin, 09 Juli 2018 19:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
Parade Budaya dan Mobil Hias Sedot Perhatian Ribuan Masyarakat Kediri
Salah satu peserta mobil hias ikut memeriahkan parade mobil hias Kabupaten Kediri 2018. Foto: ARIF K/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Parade Budaya dan Mobil Hias dalam rangka Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2018 telah selesai digelar. Ribuan masyarakat antusias memadati jalanan yang dilalui oleh para peserta, Minggu (8/7).

Pemukulan kentongan oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno diikuti oleh Forkopimda yang hadir menandai peserta parade pertama yang mencapai finish. Nampak dari kejauhan yang ditunggu-tunggu oleh penonton sudah siap beraksi. Yang pertama mencapai finish adalah barisan Paskibraka dengan membawa bendera Merah Putih dan bendera logo Kabupaten Kediri.

Disusul dengan penampilan memukau dari marching band Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Sebanyak 300 orang beratraksi di depan para tamu undangan dan para penonton yang ada di garis finish. Tepuk tangan meriah tidak henti-hentinya diberikan saat para peserta menunjukan skill nya.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Adi Suwignyo mengatakan Kegiatan Parade Budaya dan mobil hias ini merupakan salah satu cara bagaimana kita memperkenalkan potensi yang ada di Kabupaten Kediri. Melalui kegiatan ini masyarakat bisa lebih mengenal budaya, sejarah dan pariwisata di daerahnya sendiri termasuk sejarah Panji yang sudah mendunia. 

"Kegiatan ini diikuti oleh seluruh instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta di Kabupaten Kediri dan dari luar daerah seperti Bali, Jawa Tengah, Kota Tangerang yang berjumlah sekitar 44 peserta. Secara umum pelaksanaannya tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, hanya saja kita mencari suasana baru yaitu start di depan kantor pemda dan finish di area Simpang Lima Gumul agar masyarakat bisa menonton aksi peserta di garis finish selama 2 menit," jelasnya.

Hingga parade yang terakhir tidak ada yang beranjak dari tempatnya menonton, termasuk Bupati Kediri. Senyum gembira dan tepuk tangan selalu nampak dari para penonton.

Event tahunan Pekan Budaya dan Pariwisata tahun ini mengambil tema "Amestuti Budaya Leluhur, Angesthi Kediri Misuwur". Rangkaian acaranya meliputi Festival Panji Internasional di Candi Tegowangi pada 4 Juli 2018, hari ini parade budaya dan mobil hias, Pameran Desa Wisata dan UMKM 8-14 Juli 2018. 

Jangan lupa berkunjung dan menikmati segala potensi dalam Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2018 di area Simpang Lima Gumul.

Sementara itu, PT Gudang Garam Tbk juga ikut memeriahkan Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2018, tampil dalam Parade Mobil Hias yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kediri.

Mengusung tema Raden Panji (Panji Asmorobangun) dari Kerajaan Jenggala dan Putri Candrakirana (Dewi Sekartaji) dari Kerajaan Daha atau Kediri.

Raden Panji dianggap sebagai titisan Dewa Wisnu, sedang Dewi Sekartaji sebagai titisan dari Dewi Sri. Penyatuan Panji dan Sekartaji, sebagai bentuk penyatuan pria dan wanita yang menghasilkan kesuburan atau keturunan, dijadikan simbol kesuburan padi. 

"Satu kehormatan bagi kami ikut memeriahkan Parade Mobil Hias dalam rangka Perayaan Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2018," ucap Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk, Iwhan Tri Cahyono.

Dengan melibatkan puluhan personel dari berbagai lembaga di internal PT Gudang Garam Tbk, kontingen ini menjanjikan kemegahan sekaligus keindahan dalam parade Pekan Budaya dan Pariwisata tersebut. 

"Ini juga sebagai suatu salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan ikut berpartisipasi dalam Pekan Budaya dan Pariwisata 2018, memajukan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Kediri," imbuh Iwhan.

Hal itu bukan hanya tercermin dari kendaraan yang ditampilkan. Akan tetapi, juga dari para talent yang mewakili karakter-karakter dalam sebuah kerajaan. Mulai sang Raden Panji, Putri Sekartaji hingga para prajurit dan abdi. (adv/kominfo/rif/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...