Jumat, 28 Februari 2020 02:44

Ketua KPU Kediri: Partisipasi Pilkada Tahun Ini Meningkat

Kamis, 05 Juli 2018 18:24 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
Ketua KPU Kediri: Partisipasi Pilkada Tahun Ini Meningkat
Ketua KPU Kota Kediri saat melakukan penandatangan berita acara hasil rekapitulasi pemilihan wali kota Kediri tahun 2018. Foto: ARIF K/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sedikitnya 372.381 masyarakat Kabupaten Kediri tidak gunakan hak suaranaya alias golput dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur 27 juni 2018 lalu. Hal itu diketahui dari hasil rekapitusali Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, Kamis (5/7).

Sesuai hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU bersama panitia pemilihan kecamatan (PPK), dari daftar pemilih tetap (DPT) 1.188.565 orang yang hadir dan menggunakan hak suaranya berjumlah 816.174 orang atau 68 persen. Namun menurut KPU, angka partisipasi ini meningkat 4 persen dari pemilihan bupati 2015 lalu yang hanya berkisar 64 persen.

Anggota komisioner KPU Kabupaten Kediri Samsuri mengatakan, angka partisipasi dalam pemilihan gubernur ini meningkat dibandingkan dengan pemilihan bupati lalu. Ada sejumlah faktor yang membuat angka partisipasi pemilih. Di antaranya model sosialisasi yang hingga tingkat kekeluargaan. Sementara tahun 2015 belum ada sosialisasi hingga kerumah-rumah ini. 

“Dibandingkan dengan agenda pilkada terdekat yakni pemilihan bupati tahun 2015, angka partisipasi kita meningkat menjadi 68 persen,” ujarnya.

Selain itu, kata Samsuri, dengan hanya dua calon membuat masyarakat semakin antusias untuk memenangkan calonnya. 

“Masyarakat terlihat lebih semangat dengan hanya dua calon ini. Akhirnya banyak yang datang. Belum ada sejumlah iniovasi-inovasi dibeberapa TPS yang memberikan hadiah berupa undian bagi yang menggunakan hak suaranya,” ujarnya.

Sementara itu, hasil rekapitulasi tingkat KPU, pasangan nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak meraih suara 388.988 suara. Sementara pasangan nomor urut dua Saifullah Yusuf – Puti Guntur meraih suara 407.623 suara.

Jika di Kabupaten Kediri angka partisipasi mencapai 68 persen, berbeda dengan Kota Kediri yang tingkat partisipasinya mencapai 78 persen. Untuk hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, KPU Kota Kediri menetapkan pasangan nomor urut 1 Kofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak memperolehan suara sebanyak 75.522 suara. Kemudian pasangan nomor urut 2 Syaifullah Yusuf - Puti Soekarno memperoleh suara sebanyak 73.998 suara.

Adapun untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri, pasangan nomor urut 1 Aizzudin. - Sudjono Teguh wijaya memperoleh suara sebanyak 29.839 suara, pasangan nomor urut 2 Abdullah Abubakar - Lilik Muhibbah mendapatkan suara 85.528 suara, dan pasangan Nomor urut 3 dr.Samsul Ashar - Teguh Juniadi mendapatkan suara 32.749 suara.

Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofik mengatakan, untuk tingkat partisipasi pada pilkada tahun ini meningkat dibandingkan pilkada sebelumnya, yakni 78%. Sedangkan untuk pilkada sebelumnya, 74%. (rif/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...